Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan Donald Trump (Foto: Anadolu)

Putra Mahkota Saudi Minta Trump Pikir Ulang Rencana Serangan Besar ke Iran

2 August 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, menyampaikan keprihatinannya kepada Presiden AS Donald Trump tentang rencana serangan skala besar terhadap Iran melalui panggilan telepon.
  • Panggilan telepon tersebut terjadi saat AS dilaporkan mempersiapkan serangan besar terhadap Iran, menyusul peringatan keamanan yang dikeluarkan oleh kedutaan besar AS di Timur Tengah.
  • Putra Mahkota Saudi meminta Trump untuk meredakan situasi dan menahan diri dari melancarkan serangan, menurut sumber yang mengetahui percakapan tersebut.
  • Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan bahwa setiap agresi oleh AS dan Israel akan ditanggapi dengan respons yang tegas dan proporsional.
  • Gedung Putih dan Kedutaan Besar Saudi di Washington menolak berkomentar tentang percakapan antara Trump dan Putra Mahkota Saudi.
  • Percakapan tersebut menunjukkan ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran, serta upaya dari pihak lain untuk meredakan situasi.
  • Peringatan keamanan yang dikeluarkan oleh kedutaan besar AS di Timur Tengah menandakan adanya eskalasi yang tidak terduga dalam konflik antara AS dan Iran.
atau

UPdates—Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menyampaikan keprihatinannya selama panggilan telepon dengan Presiden AS, Donald Trump tentang rencana serangan skala besar baru terhadap Iran.

You may also like : jet tempur as 15 anadolu“Hadiah Besar” bagi Iran Jika Bisa Tangkap Pilot dan Kru 2 Pesawat AS yang Mereka Tembak Jatuh

Dua pejabat AS dan sumber lain yang mengetahui percakapan tersebut mengungkap hal ini menurut situs web Axios.

You might be interested : tentara israel aaIsrael Memulai Serangan Besar-besaran di Gaza, 300 Orang Diperkirakan Tewas

Panggilan telepon itu terjadi ketika AS dilaporkan sedang mempersiapkan serangan skala besar terhadap Iran.

Perkembangan ini menyusul peringatan keamanan yang dikeluarkan oleh kedutaan besar AS di Timur Tengah yang memperingatkan warga Amerika tentang eskalasi yang tidak terduga, sehari setelah Trump mengancam akan menyerang Iran dengan sangat keras.

"Pihak Saudi menyatakan keprihatinan dan meminta kejelasan tentang rencana aksi," kata seorang pejabat AS kepada Axios sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Minggu, 2 Agustus 2026.

Sumber kedua yang mengetahui percakapan tersebut mengatakan bahwa putra mahkota mendesak Trump untuk meredakan situasi dan menahan diri dari melancarkan serangan.

Menurut laporan Axios, Gedung Putih dan Kedutaan Besar Saudi di Washington menolak berkomentar.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan dalam percakapan telepon dengan rekan-rekannya dari Turki, Pakistan, dan Arab Saudi bahwa setiap agresi oleh AS dan Israel akan ditanggapi dengan respons yang tegas dan proporsional.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >