
UPdates – Rusia dilaporkan kembali melancarkan serangan ke Ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Selasa, 2 Juni 2026 dini hari waktu setempat.
You may also like :
Serangan Terbesar Ukraina ke Moskow, 34 Pesawat Nirawak Gempur Ibu Kota Rusia
Otoritas Kota Kyiv segera menyerukan seluruh warga bersembunyi di bunker dan tempat perlindungan yang aman setelah sejumlah rudal Rusia menyasar sejumlah lokasi di Kyiv.
You might be interested :
Heboh Video Pesta ‘Kokain’ Presiden Prancis, PM Inggris, dan Kanselir Jerman di Kereta
Disadur dari AFP, Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan bahwa ledakan terjadi di kota dan Rusia menyerang dengan rudal-rudal balistik.
Pada bulan Mei 2026, Rusia tercatat melancarkan serangan 8.150 serangan drone jarak jauh ke Ukraina. Jumlah ini meningkat 24 persen dibandingkan jumlah serangan pada bulan April.
Masih di bulan Mei, Ukraina juga menuding Rusia melancarkan serangan rudal mematikan ke sejumlah pemukiman di Kyiv.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky sebelumnya telah meminta bantuan pertahanan kepada Presiden AS, Donald Trump setelah serangan udara Rusia meningkat tajam sejak akhir pekan lalu.
Permohonan ini diajukan Zelensky usai intensitas serangan udara Rusia meningkat hingga memecahkan rekor berdasarkan analisis yang dilakukan pasukan udara Ukraina.