Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (Foto: Instagram Sekretariat Kabinet)

Saiful Mujani Dituduh Ajak Gulingkan Prabowo, Menteri dan Wamen Gerah, Istana Cuek

7 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Prof. Saiful Mujani, seorang Guru Besar Ilmu Politik, menjadi sorotan setelah video pernyataannya yang mengajak menjatuhkan pemerintah Prabowo Subianto ramai di media sosial.
  • Menteri HAM, Natalius Pigai, menyebut Saiful Mujani hanya mencari perhatian dan tidak memiliki pengalaman dalam gerakan perubahan.
  • Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, meminta agar seluruh pihak tetap berpegang pada konsep demokrasi konstitusional dalam kehidupan bernegara.
  • Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, merespons santai pernyataan Saiful Mujani dan menyebut Presiden Prabowo sibuk dengan urusan yang lebih penting.
  • Kader PDIP, Mohamad Guntur Romli, mengatakan bahwa pernyataan Saiful Mujani dalam rekaman video dipotong-potong dan diunggah dengan tuduhan makar.
  • Saiful Mujani menolak pernyataannya dianggap sebagai tindakan makar dan menyebutnya sebagai sikap politik atau political engagement.
  • Ia menegaskan bahwa ucapannya bukanlah makar, melainkan sikap politik yang dinyatakan tentang isu politik di hadapan orang banyak.
atau

UPdates—Prof Saiful Mujani, Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah sekaligus pendiri lembaga penelitian dan konsultansi politik dan kebijakan berbasis riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) belakangan jadi sorotan.

You may also like : menteri ham ig kemenhamBlok Islah Bahrawi di X, Netizen Sebut Menteri HAM Bermental Tempe

Video potongan pernyataannya yang dinarasikan mengajak menjatuhkan pemerintahan Prabowo Subianto ramai di media sosial.

You might be interested : prabowo setpresDipuji Rockefeller Institute dari Amerika, Prabowo Tegaskan MBG Jalan Terus

Menteri dan Wakil Menteri di kabinet Prabowo pun gerah. Menteri HAM, NataliusPigai lewat unggahan di akun X pribadinya, @NataliusPigai2 menyebut Saiful Mujani sedang mencari perhatian.

“Beliau ini hanya ngoceh saja minta diperhatikan, tapi dia tidak punya pengalaman dalam gerakan perubahan,  ibarat “berjalan tanpa senter dimalam hari”,” sindirnya sebagaimana dipantau Keidenesia.tv, Selasa, 7 April 2026.

Menurutnya, kalau Saiful Mujani saat ini berumur 63 tahun, maka dia menurut NataliusPigai adalah aktivis 80-an. “Era anak manis aktivis mahasiswa, berbeda  dengan aktivis 50-an, 60-an , 70-an (Malari & NKK/BKK), 90-an (reformasi) Kami,” ujarnya.

“Kami yang punya pengalaman dalam gerakan hampir sebagian besar sudah jadi Menteri/Wamen dan Pejabat di Pemerintah dan BUMN,” lanjutnya.

Ia menegaskan, siapa saja boleh mengkritik untuk memperbaiki program-program kerja pemerintah. “Tetapi jangan punya niat jahat termasuk misalnya untuk mengganti pemerintahan sebelum 2029,” tegasnya.

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah juga berkomentar. Ia meminta agar seluruh pihak tetap berpegang pada konsep demokrasi konstitusional dalam kehidupan bernegara.

"Jadi kita menyarankan agar kita bicara dalam konsep demokrasi konstitusional. Jangan kasih izin dan ruang kepada tindakan inkonstitusional sebab itu nanti berbahaya," kata Fahri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 6 April 2026.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya merespons santai pernyataan Saiful Mujani mengenai ajakan menggulingkan pemerintah.

Ia bahkan mengaku belum mengetahui pernyataan Mujani itu. "Saya masih banyak sekali kerjaan, saya belum lihat beliau bicara apa," kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Teddy juga menyebut Presiden Prabowo juga sibuk dengan urusan yang lebih penting. "Apalagi Bapak Presiden, Bapak Presiden ngurusin hal besar, lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis," ujarnya.

Kader PDIP, Mohamad Guntur Romli lewat unggahan di akun X-nya, @GunRomli mengatakan, pernyataan Saiful Mujani dalam rekaman video dipotong-potong sedemikian rupa kemudian diunggah akun Instagram @ leveenia seorang tenaga ahli di Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dengan tuduhan makar karena dinilai mengajak publik menjatuhkan Presiden.

Ia mengaku sudah melihat video utuh dari pernyataan Saiful Mujani di YouTube dan mengajak publik membandingkannya dengan potongan video yang diunggah akun instagram leveenia hanya 35 detik.

“Berdasarkan video utuh yang saya tonton, Prof. Saiful Mujani memang menyampaikan pandangan kritis terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo,” ungkapnya.

Saiful Mujani juga telah buka suara atas ucapannya itu. Ia menolak pernyataannya dalam acara halabihalal itu dianggap sebagai tindakan makar. Menurutnya, ucapannya yang viral dalam potongan video di media sosial itu sebagai sikap politik.

"Pertanyaannya apakah ucapan saya itu bisa disebut makar? Saya tegaskan itu bukan makar, tapi political engagement, yakni sikap politik atau sikap yang dinyatakan tentang isu politik di hadapan orang banyak," tegas Mujani dalam keterangannya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >