
UPdates - Hari Sirkus Sedunia (World Circus Day) dirayakan setiap tahun pada tanggal 17 April di seluruh dunia.
You may also like :
Sejarah Hari Ini, 17 April: Hari Hemofilia Sedunia
Meskipun asal usul sirkus masih belum jelas, para sejarawan percaya bahwa pertunjukan sirkus pertama dimulai di Roma Kuno.
Sirkus adalah bentuk hiburan publik pertama di mana pria dan wanita tidak dipisahkan.
Disadur dari National Today, Circus Maximus adalah arena sirkus pertama yang dibangun di Roma Kuno, pada era Kerajaan Lama.
Arena ini dapat menampung setidaknya 250.000 penonton per pertunjukan. Beberapa arena sirkus terkenal dari era Romawi termasuk Circus Neronis, Circus Flaminius, dan Circus Maxentius.
Awal era sirkus modern dimulai pada abad ke-18 ketika Philip Astley membuka amfiteater di Lambeth, London.
Ia mempelopori trik menunggang kuda sebagai bentuk hiburan di depan umum. Awalnya ia menyebut arena pertunjukan ini 'Circle', tetapi istilah tersebut berkembang dan kemudian dikenal luas sebagai 'Circus'.
Badut utama pertama adalah Joseph Grimaldi pada tahun 1781. Ia terkenal karena perannya sebagai Badut Kecil dalam pertunjukannya — “The Triumph of Mirth” atau “Harlequin's Wedding.”
Kemudian, Astley mengekspor sirkusnya ke Prancis dan berhasil membangun 18 sirkus lagi di seluruh Eropa.
Sirkus modern pertama di Amerika Serikat didirikan oleh John Bill Ricketts pada tanggal 3 April 1793. Dikenal sebagai Sirkus Pepin dan Breschard, kelompok sirkusnya melakukan perjalanan dari Montreal ke Havana pada awal abad ke-19.
Joshua Purdy adalah orang pertama yang memperkenalkan tenda besar sebagai tempat pertunjukan utama sirkus pada tahun 1835. Tenda tersebut dibawa ke Inggris oleh Thomas Taplin Cooke pada tahun 1835, karena jauh lebih praktis, fleksibel, dan memungkinkan penonton untuk berkumpul di ruang terbuka yang luas.
Sirkus kontemporer berkembang pesat pada tahun 1970-an di seluruh Australia, Kanada, Prancis, dan Inggris Raya.
Jenis sirkus ini menggabungkan teater, aksi akrobatik, dan pertunjukan sirkus tradisional untuk menceritakan sebuah kisah. Hal ini sangat memengaruhi sirkus yang kita kenal sekarang.
Namun, pada tahun 2010, Putri Stéphanie dari Monako mempublikasikan seni sirkus sebagai warisan budaya bersama, dan menetapkan tanggal 17 April sebagai Hari Sirkus Sedunia.