
UPdates - Hari Kartini diperingati di Indonesia setiap tanggal 21 April, merujuk pada tanggal lahir Raden Ajeng Kartini (1879–1904), tokoh emansipasi wanita Indonesia.
You may also like :
Sejarah Hari Ini, 21 April: Hari Kartini di Indonesia
Kartini yang lahir di Jepara, Jawa Tengah dari kalangan bangsawan, melihat adanya ketimpangan sosial dan keterbatasan akses pendidikan bagi perempuan pribumi pada masanya.
Kartini berjuang melalui tulisan untuk menuntut kesetaraan hak pendidikan dan sosial bagi perempuan pribumi di era colonial.
Ia aktif bertukar surat dengan teman-temannya di Belanda, mengungkapkan cita-citanya untuk memajukan perempuan pribumi agar setara dengan laki-laki dan tidak hanya terbatas pada adat istiadat.
Surat-surat tersebut dibukukan oleh Mr. J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis tot Licht (1911), yang kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Armijn Pane dengan judul "Habis Gelap Terbitlah Terang".
Presiden Soekarno menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional dan menetapkan tanggal kelahirannya, 21 April, sebagai hari besar nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964 pada 2 Mei 1964.
Hari Kartini bertujuan untuk menghormati perjuangan kesetaraan gender di Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesempatan berkarya bagi perempuan modern.