Raden Ajeng Kartini (foto:Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen via Wikimedia Commons CC-BY-SA-3.0)

Sejarah Hari Ini, 21 April: Hari Kartini

21 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April untuk menghormati Raden Ajeng Kartini, tokoh emansipasi wanita Indonesia yang lahir pada tanggal tersebut.
  • Kartini berjuang untuk kesetaraan hak pendidikan dan sosial bagi perempuan pribumi melalui tulisan, terutama surat-surat yang dikirimkan ke teman-temannya di Belanda.
  • Surat-surat Kartini kemudian dibukukan dengan judul 'Door Duisternis tot Licht' dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi 'Habis Gelap Terbitlah Terang'.
  • Presiden Soekarno menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional dan menetapkan tanggal 21 April sebagai hari besar nasional melalui Keputusan Presiden No.108 Tahun 1964.
  • Hari Kartini bertujuan untuk menghormati perjuangan kesetaraan gender di Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesempatan berkarya bagi perempuan.
  • Peringatan Hari Kartini merupakan pengakuan atas peran dan kontribusi Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia pada era kolonial.
  • Dengan demikian, Hari Kartini menjadi simbol perjuangan dan inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus maju dan setara dengan laki-laki dalam berbagai aspek kehidupan.
atau

UPdates - Hari Kartini diperingati di Indonesia setiap tanggal 21 April, merujuk pada tanggal lahir Raden Ajeng Kartini (1879–1904), tokoh emansipasi wanita Indonesia.

You may also like : images (38)Sejarah Hari Ini, 21 April: Hari Kartini di Indonesia

Kartini yang lahir di Jepara, Jawa Tengah dari kalangan bangsawan, melihat adanya ketimpangan sosial dan keterbatasan akses pendidikan bagi perempuan pribumi pada masanya. 

Kartini berjuang melalui tulisan untuk menuntut kesetaraan hak pendidikan dan sosial bagi perempuan pribumi di era colonial.

Ia aktif bertukar surat dengan teman-temannya di Belanda, mengungkapkan cita-citanya untuk memajukan perempuan pribumi agar setara dengan laki-laki dan tidak hanya terbatas pada adat istiadat.

Surat-surat tersebut dibukukan oleh Mr. J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis tot Licht (1911), yang kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Armijn Pane dengan judul "Habis Gelap Terbitlah Terang".

Presiden Soekarno menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional dan menetapkan tanggal kelahirannya, 21 April, sebagai hari besar nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964 pada 2 Mei 1964.

Hari Kartini bertujuan untuk menghormati perjuangan kesetaraan gender di Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesempatan berkarya bagi perempuan modern.

 

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >