RS Labuang Baji pada tahun 1938 (foto:FB@angingmammiri)

Sejarah RSUD Labuang Baji yang Dulu Pernah Hancur Akibat Perang

30 May 2025
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • RSUD Labuang Baji adalah salah satu rumah sakit pemerintah daerah tertua di Sulawesi Selatan yang terletak di jalan Ratulangi 81 Makassar.
  • Rumah sakit ini didirikan oleh Zending Gereja Geroformat Surabaya, Malang dan Semarang sebagai Rumah Sakit Zending pada tanggal 12 Juni 1938 dengan kapasitas 25 buah tempat tidur.
  • Pada tahun 1946-1948, rumah sakit ini mendapat bantuan dari Pemerintah Indonesia Timur (NIT) untuk merehabilitasi gedung-gedung yang hancur akibat perang.
  • Pada tahun 1960, Zending menyerahkan Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji kepada Pemerintah Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan dan dikelola oleh Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dengan klasifikasi Rumah Sakit Kelas C.
  • Kelas rumah sakit ditingkatkan dari Kelas C menjadi Kelas B Non Pendidikan melalui Peraturan Daerah Provinsi Dati I Sulawesi Selatan Nomor 2 Tahun 1996.
  • Saat ini, RSUD Labuang Baji Sulsel adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) pada Dinas Kesehatan yang bertipe B dengan Direktur dr Rachmawati Syahrir, Sp.KK., M.Kes.
  • Rumah sakit ini telah berkembang secara signifikan sejak pendiriannya, dengan peningkatan kapasitas dan fasilitas untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
atau

UPdates - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji adalah salah satu rumah sakit pemerintah daerah  tertua di Sulawesi Selatan yang terletak di jalan Ratulangi 81 Makassar.

You may also like : era.idMA Batalkan Putusan Bebas PN Makassar, Imam Hud Dieksekusi ke Lapas Gunung Sari

Dirangkum dari laman rslabuangbaji.com, RSUD Labuang Baji didirikan oleh Zending Gereja Geroformat Surabaya, Malang dan Semarang sebagai Rumah Sakit Zending, yang diresmikan pada tanggal 12 Juni 1938 dengan kapasitas 25 buah tempat tidur.

Pada tahun 1946-1948, rumah sakit ini mendapat bantuan dari Pemerintah Indonesia Timur (NIT), dengan merehabilitasi gedung-gedung yang hancur akibat perang, dan digunakan untuk penampungan korban akibat perang tersebut.

Pada tahun 1949-1951, Zending kemudian mendirikan bangunan permanen, sehingga kapasitas tempat tidur menjadi 170 buah.

Pada tahun 1952-1955, oleh Pemerintah Daerah Kotapraja Makassar saat itu memberikan tambahan beberapa bangunan ruangan sehingga kapasitas tempat tidur menjadi 190 buah.

Sejak tahun 1955 Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji dibiayai oleh Pemerintah Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan.

Pada tahun 1960 oleh Zending, Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji diserahkan dan menjadi milik Pemerintah Daerah Tingkat   I   Sulawesi  Selatan dan dikelola oleh Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dengan klasifikasi Rumah Sakit Kelas C.

Terhitung mulai tanggal 16 Januari 1996 melalui Peraturan Daerah Provinsi Dati I Sulawesi Selatan Nomor. : 2 Tahun 1996 kelas Rumah Sakit ditingkatkan dari Rumah Sakit Kelas C menjadi Rumah Sakit Kelas B Non Pendidikan. Peraturan Daerah tersebut disahkan oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 7 Agustus 1996.

Saat ini RSUD Labuang Baji Sulsel adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) pada Dinas Kesehatan yang  bertipe B. Direktur RSUD Labuang Baji saat ini adalah dr Rachmawati Syahrir., Sp.KK., M.Kes.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >