
UPdates—Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak yang menyebut Indonesia akan kolaps atau jatuh. Menurutnya, ramalan yang menyebut Indonesia akan kolaps selalu meleset.
You may also like :
Ingatkan Prabowo jangan Salah Pilih Teman, Vokalis Letto: Bukan Hidup Jokowi, tapi Hidup Rakyat
Hal itu disampaikan Prabowo di acara panen raya bersama TNI di Malang, Jumat, 17 Juli 2026. Prabowo melontarkan sindiran itu saat mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia akan menjadi negara yang maju dan berdiri di kaki sendiri.
"Bisa. Yang nggak mau, nggak apa-apa. Duduk aja. Duduk aja nonton. Ya. Tapi jangan membebek kepada kekuatan asing terus,” kata Prabowo dalam pidatonya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 17 Juli 2026.
Ketua Umum DPP Partai Gerindra tersebut lantas menyinggung pihak-pihak yang kerap mendengungkan narasi Indonesia gelap.
“Indonesia jelek, Indonesia apa, Indonesia gelap. Kalau pakai kacamata gelap, ya, gelap terus," ujarnya.
Prabowo kemudian menyindir pihak-pihak yang menyebut Indonesia akan kolaps.
"Tiap bulan Indonesia akan kolaps, Juni kolaps, ini udah Juli. Juli kolaps, apa itu. Kolaps saja terus. Mikirnya, mikir kolaps ya. Biarin aja itu,” tegasnya.
Mantan Menteri Pertahanan itu menegaskan, komentar pesimis seperti itu tidak boleh menurunkan semangat.
“Kalau di tentara ada istilah tinggalkan. Beri tanda. Kita jalan terus. Kita bekerja dengan semangat. Gembira. Semangat optimis. Orang berani itu gembira. Orang berani itu optimis. Orang sedih, duduk di kamar aja,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Prabowo menyatakan pemerintahan yang ia pimpin bertekad memberikan yang terbaik untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
Ia menyatakan kekayaan alam Indonesia yang melimpah harus bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
Menurutnya, sudah terlalu lama rakyat Indonesia hidup kurang layak jika dibandingkan dengan kekayaan Indonesia yang melimpah.
"Kita tidak mau menjadi bangsa yang santai. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri," ujarnya.