Ketua MPR, Ahmad Muzani menyampaikan sikap tegas mengutuk serangan Israel yang menewaskan tiga anggota TNI dalam misi perdamaian PBB. (Foto: MPR RI)

Sudah Sangat Berbahaya, MPR Desak Tarik Prajurit TNI dari Lebanon Selatan

1 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) meminta pemerintah menarik pasukan TNI dari misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan karena situasi keamanan yang semakin membahayakan.
  • Tiga prajurit TNI gugur akibat serangan yang diduga dilakukan oleh pasukan Israel, yaitu Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
  • MPR mengusulkan penarikan pasukan TNI karena tidak ada jaminan keamanan yang memadai dan berpotensi menimbulkan korban dari kalangan prajurit TNI.
  • MPR juga mengutuk keras aksi pengeboman yang dilakukan Israel di Lebanon Selatan yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI.
  • MPR mendesak PBB segera menggelar sidang untuk menyelidiki dan menjatuhkan sanksi terhadap Israel atas serangan tersebut.
  • Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa penarikan pasukan TNI dari Lebanon Selatan penting untuk menjaga keselamatan anggota TNI.
  • Serangan yang menewaskan tiga prajurit TNI terjadi pada tanggal 29 dan 30 Maret 2026, dan MPR menuntut agar PBB segera mengambil tindakan.
atau

UPdates—Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) meminta pemerintah menarik pasukan TNI dari misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan.

You may also like : ahmad muzani ig mprKetua MPR: Pilkada jangan Timbulkan Perpecahan di Masyarakat

Desakan itu muncul setelah tiga prajurit TNI gugur akibat serangan yang diduga dilakukan oleh pasukan Israel.

You might be interested : president al sisiPresiden Mesir Sebut Israel Sebagai Musuh, Pertama Sejak 1977

MPR menilai penarikan pasukan ini penting mengingat situasi keamanan di wilayah tersebut yang semakin membahayakan keselamatan prajurit.

“MPR mengusulkan kepada pemerintah Indonesia untuk menarik pasukannya dari misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan karena daerah tersebut membahayakan bagi keselamatan anggota TNI,” tegas Ketua MPR RI, Ahmad Muzani dalam pernyataan tertulis sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi MPR RI, Rabu, 1 April 2026.

Menurutnya, pandangan tersebut perlu disampaikan kepada publik, terutama jika tidak ada jaminan keamanan yang memadai dan berpotensi menimbulkan korban dari kalangan prajurit TNI yang tengah mengemban tugas internasional.

Selain desakan penarikan pasukan, MPR juga mengutuk keras aksi pengeboman yang dilakukan Israel di Lebanon Selatan yang menyebabkan gugurnya Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan yang tengah menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Majelis Permusyawaratan Rakyat mendesak PBB segera menggelar sidang untuk menyelidiki dan menjatuhkan sanksi terhadap Israel,” ujar Muzani

Praka Farizal Rhomadhon gugur pada 29 Maret 2026 saat markas prajurit TNI diserang. Sementara Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur pada 30 Maret 2026 setelah kendaraan mereka meledak akibat serangan Israel.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >