
UPdates - Korea Meteorological Administration (KMA) atau Badan Meteorologi Korea, melaporkan suhu di Kota Yangsan mencapai 42,5 derajat Celsius pada Minggu, 2 Juli 2026. Suhu ekstrem tersebut tercatat pada pukul 13.26 waktu setempat.
You may also like :
Eropa Dilanda Gelombang Panas, Suhu di Spanyol Tembus 46 Derajat Celcius
KMA menyebut bahwa ini adalah rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah di Korea Selatan.
You might be interested :
Kim Jong Un Murka, Sebut Perang Nuklir di Depan Mata
Kota Yangsan yang berada di bagian tenggara Korea Selatan, menjadi wilayah yang paling terdampak gelombang panas.
Yangsan bahkan mencatat suhu di atas 40 derajat Celsius selama lima hari berturut-turut hingga Minggu kemarin.
Sementara itu, gelombang panas juga terjadi di sebagian besar wilayah Korea Selatan.
Pada hari Minggu, lebih dari 20 wilayah berada dalam status peringatan darurat gelombang panas, kategori baru yang mulai diterapkan pemerintah Korea Selatan pada 2026 untuk menghadapi peningkatan suhu yang semakin ekstrem.
Status tersebut diterbitkan apabila suatu wilayah diperkirakan mengalami suhu yang dirasakan (heat index) mencapai 38 derajat Celsius atau suhu aktual sebesar 39 derajat Celsius selama sedikitnya satu hari.
Dilansir Keidenesia.TV dari CNNIndonesia.com, Senin, 3 Agustus 2026, peningkatan suhu ini membuat masyarakat Korea Selatan harus menghadapi cuaca panas tidak hanya pada siang hari, tetapi juga pada malam hari, sehingga risiko gangguan kesehatan akibat paparan panas menjadi lebih tinggi.
Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa fenomena cuaca ekstrem, termasuk gelombang panas, semakin sering terjadi dan intensitasnya terus meningkat akibat perubahan iklim yang dipicu aktivitas manusia.
Kenaikan suhu global membuat berbagai negara mengalami musim panas yang lebih panjang dan lebih panas dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut berdampak pada kesehatan masyarakat, meningkatkan konsumsi energi, hingga memicu risiko kebakaran hutan dan gangguan terhadap sektor pertanian.