Liu Peijin dan istrinya (Foto: Media Sosial)

Tak Mau Meninggal di Rumah Sakit, Pria Ini Ajak Istri yang Lumpuh Keliling China dalam Perjalanan Darat Epik

25 August 2026
Font +
Font -

UPdates—Liu Peijin dan istrinya sudah bermimpi sejak awal pernikahan untuk melakukan perjalanan besar mengelilingi tanah kelahiran mereka, Tiongkok.

You may also like : china bendera anadoluChina Ingatkan AS jangan Coba-Coba Ganggu Kerja Sama Iran-Tiongkok

Menikah tak lama setelah lulus SMA, mereka menjalani kehidupan yang cukup wajar—Liu meniti karier panjang di militer, sementara istrinya mengurus anak-anak di rumah.

You might be interested : pau spedayung youtubeAjaib, Pendayung Kayak Ditelan Paus di Cile dan Masih Hidup saat Dimuntahkan

Namun, saat usia pensiun tiba dan peluang mewujudkan perjalanan impian itu tampak nyata, komplikasi diabetes menyebabkan istri Liu mengalami kelumpuhan sebagian.

Penyakit sang istri membuat harapan untuk melakukan perjalanan darat melintasi salah satu negara terbesar di dunia itu pun tampak pupus. Atau begitulah kelihatannya.

Akan tetapi, setelah sepakat bahwa mereka lebih memilih meninggal di jalan daripada di ranjang rumah sakit, pasangan ini memulai perjalanan dengan mobil melintasi wilayah pesisir provinsi Jiangsu dan Zhejiang pada tahun 2014.

Putri mereka awalnya keberatan karena kebutuhan medis sang ibu, namun waktu yang dihabiskan di luar rumah sakit perlahan-lahan memulihkan semangat wanita itu.

Kini, bertahun-tahun kemudian, Liu mengatakan bahwa pengalaman terus-menerus menjelajahi Tiongkok telah membuat istrinya menjadi "100 kali" lebih bersemangat.

Lebih dari satu dekade berlalu, sang istri terhindar dari atrofi otot dan sendi meskipun harus menggunakan kursi roda akibat kelumpuhan di sisi kiri tubuhnya.

Sang istri tetap memiliki koordinasi tubuh yang baik dan mampu berkomunikasi seperti sedia kala, meski mengonsumsi makanan padat mulai menjadi tantangan yang sedikit lebih berat.

Tak lama setelah memulai perjalanan, Liu mengganti mobil mereka dengan sebuah camper van yang dilengkapi dapur, dua tempat tidur, dan meja makan.

Liu selalu menyediakan perlengkapan medis di dalamnya karena ia praktis telah menjadi perawat dan pendamping purnawaktu bagi istrinya.

Ia selalu memastikan sang istri melakukan latihan rehabilitasi, meminum obat, serta rutin merendam kaki sebagai bagian dari perawatan diabetes.

Saat artikel mengenai perjalanan mereka di South China Morning Post ini diterbitkan, pasangan tersebut telah berhasil mendatangi 31 dari 33 provinsi di Tiongkok.

Di setiap tempat yang mereka singgahi, banyak orang merasa terinspirasi oleh dedikasi Liu serta keberanian pasangan ini untuk mendobrak kebiasaan umum bagi para lansia.

Pada tahun 2017, di Provinsi Hubei, sejumlah petugas setempat secara sukarela mengangkat wanita tersebut—beserta kursi rodanya—dan membawanya melintasi kawasan wisata menuju satu-satunya kendaraan wisata yang tersedia.

Liu mengatakan kepada media setempat bahwa ia sangat menghargai bantuan semacam itu dan berupaya untuk tetap menjalin komunikasi dengan orang-orang yang telah membantunya sebisa mungkin.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Good News Network, Selasa, 25 Agustus 2026, saat ini, pasangan tersebut sedang merencanakan kunjungan ke sejumlah lokasi yang jarang diketahui di berbagai penjuru negeri untuk petualangan mereka berikutnya.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >