
UPdates - Empat agensi besar industri musik Korea, yakni HYBE, YG Entertainment, SM Entertainment, dan JYP Entertainment, mendorong pembentukan perusahaan patungan alias joint venture untuk menggelar festival musik global yang mampu bersaing dengan Coachella.
Disadur Keidenesia.Tv dari KBS World, Jumat, 17 April 2026, keempat agensi tersebut menyatakan bahwa mereka saat ini tengah berada pada tahap persiapan pendirian badan hukum untuk mendorong proyek bertajuk "Fanomenon", yakni sebuah konsep yang digerakkan sepenuhnya oleh kekuatan basis penggemar.
Proyek “Fanomenon” digagas oleh Park Jin-young, pendiri JYP Entertainment yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Pertukaran Budaya Populer.
You might be interested :
Dougy Mandagi, Musisi Indonesia yang Sempat Bikin Heboh di Coachella
Sebelumnya, dalam acara pelantikan menteri yang digelar pada Oktober tahun lalu, ia telah menyampaikan ambisinya untuk menciptakan festival musik yang mampu melampaui skala dan kemegahan Coachella Valley Music and Arts Festival di Amerika Serikat.
Untuk tujuan itu, Ketua Park Jin-young menyatakan bahwa pihaknya berencana menggelar festival “Fanomenon” setiap bulan Desember di Korea Selatan mulai Desember 2027, serta mulai Mei 2028 akan menyelenggarakannya secara tur di berbagai kota utama di dunia.
Nama “Fan-omenon” sendiri merupakan gabungan dari kata fan dan phenomenon, yang melambangkan fenomena luar biasa yang diciptakan oleh para penggemar.
Coachella sendiri adalah festival musik dan seni tahunan terbesar dan paling berpengaruh di dunia yang diadakan di Empire Polo Club, Indio, California, Amerika Serikat.
Festival ini menampilkan berbagai genre, mulai rock, pop, hip-hop hingga EDM, dan menjadi ajang fashion serta instalasi seni berskala besar yang digelar selama dua akhir pekan pada bulan April.