(foto:Dok.Truth Social@realDonaldTrump)

Trump Kembali Picu Kontroversi, Ubah Nama Selat Hormuz menjadi “Selat Trump”

1 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu kontroversi dengan mengganti nama Selat Hormuz menjadi 'Selat Trump' melalui postingan di platform Truth Social.
  • Tindakan Trump ini terjadi di tengah ketegangan konflik Timur Tengah dan terhambatnya negosiasi damai dengan Iran.
  • Sebelumnya, Trump juga telah melempar guyonan tentang nama 'Selat Trump' dalam sebuah acara di Miami, menunjukkan bahwa ide ini telah ada sebelumnya.
  • Selat Hormuz merupakan jalur strategis untuk distribusi energi dunia, dengan sekitar sepertiga pasokan minyak global melewati jalur ini.
  • Gangguan keamanan di Selat Hormuz telah menyebabkan lonjakan harga minyak dunia, dengan harga minyak Brent mencapai $126,10 per barel dan minyak mentah WTI Amerika Serikat naik ke $110,24 per barel.
  • Kenaikan harga minyak ini merupakan level tertinggi sejak 2022, menunjukkan dampak signifikan dari ketegangan di wilayah tersebut.
  • Tindakan Trump dan ketegangan di Timur Tengah berpotensi memperburuk situasi geopolitik dan ekonomi global.
atau

UPdates - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali memantik kontroversi dengan mengunggah gambar peta editan di platform Truth Social pada hari Kamis, 30 April 2026 waktu setempat.

You may also like : wali mabuk sc metroMabuk saat Nyetir, Wali Kota Menangis Ditangkap dan Diborgol di Depan Rumahnya

Dalam gambar tersebut, Trump mengganti nama Selat Hormuz menjadi Selat Trump. Tindakan tersebut dilakukan Trump di tengah memanasnya konflik Timur Tengah dan tersendatnya negosiasi damai dengan Iran.

You might be interested : pemimpin houthi malik al houthiSetelah Serang Kapal Induk AS, Houthi Gelar Pawai 1 Juta Warga Peringati Perang Badar

Sebulan sebelumnya, dalam sebuah acara di Miami, Trump sempat melempar guyonan soal nama itu.

“Iran harus membuka Selat Trump, maksud saya Hormuz. Maaf, saya sangat menyesal. Kesalahan yang mengerikan,” kata Trump, sebagaimana disadur dari USA Today.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis bagi distribusi energi dunia. Sekitar sepertiga pasokan minyak global melewati jalur ini, menjadikannya titik vital dalam peta geopolitik internasional.

Akibat gangguan keamanan di Selat Hormuz, harga minyak dunia kini tengah melonjak ke level tertinggi sejak 2022

Harga minyak Brent naik hampir 7 persen dan menyentuh US$126,10 per barel, sementara minyak mentah WTI Amerika Serikat naik lebih dari 3 persen ke US$110,24 per barel.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >