Negara Muslim mengutuk serangan ke dekat Makkah (Foto: Anadolu)

Turki, Pakistan, Malaysia, Bangladesh, dan Maladewa Kutuk Serangan di Dekat Makkah, Houthi Membantah

17 September 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Lima negara berpenduduk mayoritas Muslim; Turki, Pakistan, Malaysia, Bangladesh, dan Maladewa mengutuk keras serangan pesawat nirawak Houthi yang menargetkan kota suci Makkah di Arab Saudi.

You may also like : jet tempur saudi anadoluJet Tempur Arab Saudi Lancarkan 40 Serangan Udara di Yaman

Kementerian Luar Negeri Turki menegaskan dukungannya terhadap keamanan kerajaan tersebut dan menyerukan agar serangan-serangan yang menargetkan kota suci dihentikan.

You might be interested : pexels calvinseng 32618429Khutbah Salat Jumat di Singapura Dipersingkat Imbas Asap Karhutla di Indonesia

"Kami menegaskan kembali seruan kami agar serangan-serangan ini—yang juga mengancam stabilitas dan keamanan kawasan—segera dihentikan, dan agar segala tindakan yang bertujuan meningkatkan ketegangan lebih lanjut dihindari," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Kamis, 17 September 2026.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif juga mengutuk upaya serangan pesawat nirawak di dekat Makkah dan menyerukan dialog.

"Saya mengutuk sekeras-kerasnya upaya serangan pesawat nirawak yang pengecut dan keji terhadap Situs Suci Mekkah Al-Mukarramah," ujar Shehbaz Sharif dalam sebuah unggahan di platform media sosial  X.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyerukan sikap menahan diri dan dialog menyusul pencegatan sebuah pesawat nirawak di dekat Mekkah, serta memperingatkan agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut.

"Setiap upaya untuk mengancam keselamatan dan kesucian kota paling suci umat Islam sama sekali tidak dapat diterima," ujarnya.

Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri Bangladesh juga mengutuk serangan tersebut dan menyerukan penghormatan serta perlindungan terhadap situs-situs suci.

"Bangladesh menegaskan kembali penghormatan mendalamnya terhadap kesucian Mekkah Al-Mukarramah dan situs-situs suci lainnya di Kerajaan tersebut, serta menyatakan solidaritas dengan Kerajaan Arab Saudi dan rakyatnya dalam upaya melindungi situs-situs tersebut," demikian pernyataan kementerian itu.

Presiden Maladewa Mohamed Muizzu juga mengutuk serangan tersebut, seraya menyatakan bahwa tindakan apa pun yang mengancam keselamatan dan kesucian kota paling suci umat Islam sama sekali tidak dapat diterima.

"Setiap tindakan yang mengancam keselamatan dan kesucian kota paling suci dalam Islam sama sekali tidak dapat diterima dan sangat menyinggung perasaan seluruh umat Islam," ujar Muizzu di X.

Sistem pertahanan udara Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan oleh kelompok Houthi Yaman di dekat Mekkah, demikian pernyataan koalisi pimpinan Saudi pada Rabu dini hari. Sementara pihak Houthi membantah bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Juru bicara koalisi, Turki al-Malki, mengatakan bahwa drone tersebut dicegat sekitar pukul 18.50 waktu setempat pada hari Selasa sebelum memasuki wilayah udara terlarang, dengan puing-puingnya jatuh di sebelah selatan kota tersebut.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >