
UPdates - Basarnas Makassar terus memperluas operasi pencarian terhadap penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
You may also like :
Prakiraan Cuaca Hari Ini, 25 Juni: Rabu Pagi Hujan Ringan di Selayar, Luwu dan Pangkep
Berdasarkan data sementara tim SAR setelah data manifes penumpang diperbarui, hingga kini 24 orang penumpang KM Nurul Salsa masih dinyatakan hilang. Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar mengungkapkan bahwa tim SAR telah menemukan 47 orang. Dari jumlah tersebut, 46 orang selamat, sementara satu orang meninggal dunia.
You might be interested :
4.172 Pendaki Tujuhbelasan di Gunung Bawakaraeng, 32 Trouble, 1 Meninggal Dunia
Arif menjelaskan, jumlah korban yang masih dicari bertambah setelah proses verifikasi total penumpang dan awak kapal mencapai 70 orang.
“Data awal yang kami terima menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait, jumlah keseluruhan orang di kapal mencapai 70 orang,” katanya lewat keterangan tertulis, Jumat, 17 Juli 2026 yang dilansir Keidenesia.TV dari RRI.
Dalam proses evakuasi, KM Harapan Kita berhasil menyelamatkan 41 orang, termasuk awak kapal, dari lokasi sekitar 18 mil laut dari titik kejadian. Sementara enam korban lainnya dievakuasi oleh kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi dan dibawa ke Pulau Polassi.
KM Nurul Salsa diketahui bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu, 15 Juli 2026 pagi.
Di tengah perjalanan, kapal mengalami mati mesin sebelum akhirnya tenggelam di perairan barat Pulau Polassi.
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Makassar, TNI BPBD Selayar, Syahbandar, Polair, SROP Selayar, hingga nelayan setempat. Tim SAR masih menyisir area pencarian berdasarkan perhitungan Search and Rescue Planning (Sarmap).
Basarnas juga masih melakukan pencocokan data korban bersama keluarga dan pihak terkait untuk memastikan jumlah pasti penumpang.