
UPdates - Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Makassar sejak Minggu 30 Agustus 2026, mulai memantik keluhan masyarakat.
You may also like :
Makassar Mati Lampu Bergilir, Warga Mengeluh
Enni, warga yang berdomisili di Komplek Hartaco Indah, Jalan Abdul Kadir, Kota Makassar, mengaku pemadaman listrik tersebut terjadi tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.
You might be interested :
Peringatan Dini BMKG, 27 Agustus 2026: Kota Makassar dan 8 Kabupaten di Sulsel Waspada Angin Kencang
"Tadi malam (Minggu malam, red) di rumah tiba-tiba mati listrik. Biasanya kalau mau ada pemadaman ada pemberitahuan, tapi ini informasinya tidak sampai," kata Enni.
Tidak hanya sehari, pemadaman listrik ternyata berlanjut hingga Senin, 31 Agustus 2026.
Bahkan, tidak hanya di Kota Makassar, pemadaman listrik juga terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Gowa.
Bella, salah seorang warga yang bekerja di kawasan Citraland, Kabupaten Gowa, mengaku jika pemadaman listrik terjadi pada hari Senin, 31 Agustus 2026.
"Dari jam setengah dua siang mati listrik di kantor, tidak tau juga apa penyebabnya, akhirnya banyak kerjaan yang tertunda karena listrik mati," ujar Bella.
Ia menambahkan bahwa listrik di kantornya padam hingga pukul 16.30 Wita.
Sementara itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) buka suara terkait sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar.
PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar menyebut pemadaman dilakukan sebagai bagian dari pengaturan beban untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
"Sedang dilakukan pemeliharaan pada infrastruktur ketenagalistrikan yang berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah," kata Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan dalam keterangannya, Senin, 31 Agustus 2026.
"Untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan, PLN melakukan pengaturan beban dengan estimasi durasi sekitar dua jam, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan," imbuhnya, dilansir Keidenesia.TV dari CNNIndonesia.com.
Niki mengatakan tim PLN saat ini terus melakukan upaya percepatan agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali normal.
Menurut Niki, pemeliharaan dan pengaturan beban tersebut merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga kestabilan sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.
"Tim PLN terus melakukan upaya percepatan agar pasokan listrik dapat segera kembali normal," katanya.
PLN pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kondisi tersebut.
"PLN mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan terima kasih atas pengertian serta kesabarannya," ucapnya.
PLN UID Sulselrabar mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi tersebut selama proses pemeliharaan dan pengaturan beban berlangsung.