(foto:Dok.Kemenag)

Yang Berminat Beasiswa Program Doktor Kajian Keagamaan, Ini Tiga Pilihan Kampusnya

18 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Kementerian Agama (Kemenag) membuka program beasiswa Doktor (S3) Kajian Keagamaan yang merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026, bekerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta.
  • Program ini bertujuan untuk melahirkan doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal dan mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
  • Tiga perguruan tinggi mitra yang dapat dipilih sebagai tempat studi adalah Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta.
  • Pendaftar dapat memilih program doktor Inter-Religious Studies, Islamic Thought and Muslim Societies, atau teologi, tergantung pada minat dan tujuan mereka.
  • Pendaftaran program beasiswa ini dibuka hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap dapat diakses melalui portal resmi beasiswa Kemenag dan ICRS.
  • Tujuan program ini adalah untuk memperkuat peran pendidikan tinggi keagamaan dalam melahirkan pemimpin intelektual yang mampu berkontribusi bagi transformasi sosial di tingkat nasional maupun global.
  • Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/ untuk mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari program beasiswa ini.
atau

UPdates - Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta membuka program partnership beasiswa Doktor (S3) yang merupakan bagian Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kontribusi kajian keagamaan di tingkat internasional.

“Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal. Serta, turut mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner,” ujar Ruchman, dilansir Keidenesia.TV dari laman Kemenag, Senin, 18 Mei 2026.

Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri yang dirancang untuk mencetak peneliti yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu-isu strategis seperti perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan.

Melalui pendekatan interdisipliner, peserta didorong menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan global.

Ruchman menambahkan, pendekatan yang digunakan dalam program ini dirancang untuk memperkuat perspektif keilmuan yang inklusif sekaligus kontekstual.

“Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif,” ungkap Ruchman.

“ICRS ini mengkonsolidasikan tiga kekuatan universitas ternama di Yogyakarta yaitu Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta.

Para Pendaftar Beasiswa bisa kuliah di salah satu dari tiga kampus tersebut sebagai tempat studi setelah dinyatakan lulus seleksi BIB Kemenag,” imbuh Ruchman.

Pendaftar program ini dapat memilih salah satu dari tiga perguruan tinggi mitra, yaitu program doktor Inter-Religious Studies di Universitas Gadjah Mada, program doktor Islamic Thought and Muslim Societies di UIN Sunan Kalijaga, atau program doktor teologi di Universitas Kristen Duta Wacana.

Melalui skema ini, Kemenag berharap dapat memperkuat peran pendidikan tinggi keagamaan dalam melahirkan pemimpin intelektual yang mampu berkontribusi bagi transformasi sosial di tingkat nasional maupun global.

Pendaftaran program ini dibuka hingga 31 Mei 2026. Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, hingga daftar perguruan tinggi tujuan dapat diakses melalui portal resmi beasiswa di https://beasiswa.kemenag.go.id dan https://www.icrs.or.id/ . Segera lakukan pendaftaran di https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >