
UPdates—Sebelas negara, termasuk delapan negara Eropa, memanggil duta besar dan perwakilan Israel untuk ditegur dan meminta maaf setelah video Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir mengejek dan memperlakukan aktivis Armada Global Sumud yang menuju Gaza secara buruk viral di media sosial.
You may also like :
Video Ejekan Ben-Gvir dan Perlakuan Kasar Israel ke Aktivis Armada Gaza Picu Kemarahan Dunia
Ben-Gvir mengunggah dan memamerkan ulahnya dalam video tersebut di media sosial di mana ia mengejek aktivis pro-Palestina, yang diikat dengan tali plastik dan dipaksa berlutut setelah ditahan oleh pasukan Israel di perairan internasional.
You might be interested :
Hamas tidak Akan Melucuti Senjata Hingga Negara Palestina Terbentuk
Aksinya dalam video berdurasi satu menit tersebut memicu kemarahan baik di dalam negeri maupun dunia internasional.
Pasukan Israel menyerang misi bantuan tersebut di perairan internasional pada hari Senin dan menahan semua aktivis di dalamnya.
Armada kapal, yang membawa 428 orang dari 44 negara itu berangkat Kamis lalu dari distrik Marmaris di Turki dalam upaya baru untuk menerobos blokade ilegal Israel yang diberlakukan di Jalur Gaza sejak 2007.
Berikut 11 negara yang memanggil duta besar dan perwakilan Israel serta pernyataan keberatan mereka sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Kamis, 21 Mei 2026:
Inggris
Inggris memanggil kuasa usaha Israel terkait video provokatif Itamar Ben-Gvir dengan Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan pihaknya "sangat" mengutuk perilaku tersebut, menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap standar dasar penghormatan dan martabat manusia, dan menuntut penjelasan atas perlakuan dan kondisi penahanan para aktivis.
Italia
Italia memanggil duta besar Israel untuk memprotes perlakuan terhadap para aktivis armada kapal yang menuju Gaza dan menuntut pembebasan warga negaranya yang masih ditahan, kata Kementerian Luar Negeri.
Sekretaris Jenderal Kementerian, Duta Besar Riccardo Guariglia, menyampaikan “protes keras” pemerintah Italia atas masalah tersebut.
Polandia
Polandia mengatakan bahwa kuasa usaha Israel di Warsawa akan dipanggil untuk menuntut permintaan maaf atas perlakuan Ben-Gvir terhadap para aktivis armada Gaza.
Menteri Luar Negeri Radoslaw Sikorski mengatakan langkah tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan “kemarahan” Warsawa atas “perilaku yang sangat tidak pantas” dari seorang anggota pemerintah Israel.
Spanyol
Spanyol memanggil kuasa usaha Israel setelah Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares mengutuk perlakuan mengerikan, tidak manusiawi, dan memalukan terhadap para aktivis armada yang ditahan.
Dalam sebuah video yang dibagikan di perusahaan media sosial AS X, Albares mengatakan rekaman tersebut menunjukkan para aktivis diperlakukan secara tidak adil dan memalukan oleh seorang menteri dan polisi Israel.
Prancis
Prancis memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan "kemarahan" atas insiden tersebut, kata Menteri Luar Negeri Jean-Noel Barrot.
Ia menambahkan bahwa Paris meminta penjelasan dari Israel mengenai perlakuan terhadap para aktivis armada Gaza.
Belgia
Belgia memanggil duta besar Israel terkait perlakuan Ben-Gvir yang "sangat mengganggu" dan "tidak dapat diterima" terhadap para aktivis armada Gaza, dan menuntut pembebasan segera para tahanan.
Menteri Luar Negeri Maxime Prevot mengatakan rekaman tersebut menunjukkan para aktivis "ditahan, diikat, dipaksa telungkup," sementara "seorang menteri pemerintah" menyiarkan penghinaan mereka di media sosial.
Belanda
Belanda juga akan memanggil duta besar Israel di negara itu terkait perlakuan buruk yang "mengejutkan dan tidak dapat diterima" terhadap para aktivis yang ditahan dari armada bantuan kemanusiaan Global Sumud, kata menteri luar negeri Belanda.
Portugal
Kementerian Luar Negeri Portugal mengutuk keras perlakuan buruk Ben-Gvir terhadap para aktivis Armada Sumud, dan menyatakan telah memanggil kuasa usaha Israel untuk menyampaikan protes dan meminta klarifikasi, menurut pernyataan di X.
Selandia Baru
Selandia Baru akan memanggil duta besar Israel terkait video perlakuan buruk Ben-Gvir terhadap para aktivis armada yang ditahan.
Menteri Luar Negeri Winston Peters mengatakan Selandia Baru telah memberlakukan larangan perjalanan terhadap Ben-Gvir tahun lalu karena "secara serius dan sengaja merusak perdamaian dan keamanan serta menghilangkan prospek solusi dua negara."
Australia
Duta Besar Israel untuk Australia telah dipanggil menghadap Departemen Luar Negeri dan Perdagangan untuk memperkuat ketidakpuasan pemerintah terhadap video menteri keamanan nasional Israel yang mengejek para aktivis armada yang ditahan, kata Menteri Luar Negeri Penny Wong.
Kanada
Perdana Menteri Mark Carney pada hari Rabu waktu setempat mengecam perlakuan "keji" Israel terhadap para aktivis di atas kapal bantuan Gaza, dan menuntut agar Tel Aviv menjamin "keselamatan dan keamanan" warga Kanada.
Mencatat bahwa Kementerian Luar Negeri Kanada telah memanggil duta besar Israel di Ottawa, Carney mengatakan bahwa Kanada menuntut jaminan mengenai keselamatan dan keamanan warga Kanada yang terlibat.