
UPdates—Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Suci Annisa menyebut total 12.725 jemaah Indonesia menjalani rawat jalan di Arab Saudi sejak hari pertama pelaksanaan haji.
Selain itu, ada 376 jemaah yang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan rumah sakit Arab Saudi.
Dari jumlah itu, 144 jemaah dirujuk ke KKHI. Sementara 232 jemaah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi.
Saat ini, 70 jemaah masih menjalani perawatan.
Pada 5 Mei 2026, satu jemaah atas nama Aen Soleh Salimar, kloter JKS 05 asal Kabupaten Bogor, wafat. Dengan demikian, total jemaah wafat hingga saat ini berjumlah 10 orang.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya jemaah haji Indonesia. Pemerintah akan terus memastikan layanan kesehatan berjalan optimal, baik di kloter, sektor, maupun fasilitas kesehatan rujukan di Arab Saudi,” kata Suci sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website Kemenhaj, Rabu, 6 Mei 2026.
Dengan suhu di Madinah dan Makkah mencapai 37–39 derajat Celsius, jemaah diimbau untuk menjaga kondisi fisik dengan baik.
“Kami mengingatkan jemaah untuk mengatur aktivitas sesuai kemampuan, cukup istirahat, dan menjaga asupan cairan. Jangan ragu melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami keluhan,” ujarnya.
Sementara itu, demi kelancaran ibadah, jemaah diimbau menggunakan aplikasi Nusuk untuk mengakses layanan masuk ke Raudhah sesuai jadwal.
“Kami terus memperkuat layanan bimbingan ibadah, termasuk pendampingan bagi jemaah sakit serta edukasi ibadah di sektor dan fasilitas kesehatan. Ini penting agar jemaah dapat beribadah dengan benar dan sesuai tuntunan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari penguatan perlindungan jemaah, Kemenhaj mendorong pemanfaatan Aplikasi Kawal Haji sebagai kanal pengaduan berbasis digital.
Aplikasi ini memungkinkan pelaporan real-time terkait layanan konsumsi, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga laporan jemaah atau barang hilang.
“Aplikasi Kawal Haji menjadi instrumen penting dalam memastikan layanan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Kami mengajak jemaah dan keluarga untuk aktif memanfaatkannya,” tegas Suci.