
UPdates – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengeluarkan instruksi siaga penuh kepada seluruh jajaran pemerintah, mulai dari kepala SKPD, camat, lurah, hingga perangkat paling bawah di tingkat RT/RW, mengantisipasi dampak curah hujan tinggi disertai angin kencang.
You may also like :
BMKG: Waspada Banjir Bandang dan Longsor, Potensi Cuaca Ekstrem di Indonesia 2-7 Februari
Seluruh aparatur diminta siaga 24 jam dan aktif memantau kondisi wilayah masing-masing, guna memastikan potensi bencana dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini.
You might be interested :
Prediksi Cuaca BMKG 13 Maret 2025, Hari Ini Makassar Hujan Siang-Sore
Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran pemerintah dalam menghadapi musim angin kencang dan curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat.
“Karena ini musim cuaca ekstrem, kepala seluruh SKPD, Kadis, camat dan Lurah hingga RT/RW. Tetap siaga pantau lingkungan sekitar,” papar Munafri, dilansir Keidenesia.TV dari Pemkot Makassar, Kamis, 8 Januari 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan perlindungan maksimal bagi masyarakat, sekaligus memastikan respons cepat di tengah ancaman cuaca ekstrem yang kian tidak menentu.
Munafri juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk aktif melakukan pemantauan terhadap warga di wilayah kepulauan.
Instruksi tersebut diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi risiko, terutama di tengah kondisi cuaca gelombang tinggi dan angin kencang di laut.
“BPBD lakukan, pemantauan dilakukan di laut, untuk memastikan keselamatan warga sekaligus antisipasi, mengetahui secara cepat kondisi yang terjadi di lapangan,” imbuhnya.
Sementara itu, dihubungi Keidenesia.TV, Rizky Yudha selaku Prakirawan BMKG wilayah IV Makassar menjelaskan bahwa puncak musim hujan untuk Kota Makassar dan sekitarnya telah berlangsung sejak Desember tahun lalu dan diprediksi akan terjadi hingga bulan Januari 2026.
Meski durasi hujan tidak turun secara terus menerus, namun masyarakat diminta agar mewaspadai potensi hujan sedang, hingga sangat lebat yang akan terjadi selama beberapa hari ke depan.
Rizky menambahkan, adapun bencana hidrometeorologi diperkirakan masih berpotensi terjadi hingga akhir bulan ini. Untuk itu masyarakat agar selalu siap siaga, utamanya yang tinggal di daerah rawan banjir.