
UPdates—Ini peringatan bagi penggemar sepak bola yang suka berteriak dan menghina wasit saat menonton di TV.
You may also like :
Lookman Batal ke Inter Milan, Jalan Sancho ke Roma Tersendat
Di Italia, seorang istri melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan hampir saja membunuh suaminya yang sedang asyik menonton bola lantaran tersinggung karena merasa diejek.
You might be interested :
UEFA Nations League: Prancis Kudeta Italia di Laga Terakhir, Inggris Kembali ke Liga A
Insiden itu terjadi menjelang akhir babak pertama pertandingan antara Atalanta dan Napoli di Serie A Italia yang dimenangkan tuan rumah, akhir pekan lalu.
Wanita berusia 35 tahun itu menikam suaminya di rumah mereka di daerah Capodimonte, Napoli, setelah salah mengartikan bahwa hinaan yang diteriakkan suaminya ke televisi ditujukan kepadanya.
KDRT itu berawal saat wasit meninjau penalti yang menguntungkan Napoli melalui VAR dan memutuskan untuk membatalkannya.
Keputusan wasit memicu kemarahan pria berusia 40 tahun itu, yang mulai berteriak dan melontarkan hinaan ke layar TV.
Laporan media lokal yang dilansir Keidenesia.tv dari La Derecha Diario, Jumat, 27 Februari 2026, menyebut wanita itu mendengar teriakan dari bagian lain rumah dan percaya bahwa itu ditujukan kepadanya.
Pertengkaran itu dengan cepat meningkat. "Pergi atau aku akan menusukmu!" teriak wanita itu sebelum beralih dari ancaman ke penyerangan.
Pertama, dia melemparkan sepasang gunting ke arah suaminya, tetapi tidak berhasil melukainya.
Kemudian dia pergi ke dapur, mengambil pisau dan setelah upaya yang gagal, sang isri berhasil menusuk suaminya di sisi kiri tubuhnya.
Kekerasan tidak berhenti di situ. Sang istri juga melemparkan benda tajam lainnya, salah satunya menancap di dinding rumah.
Petugas dari Carabinieri wilayah Capodimonte mendatangi lokasi kejadian setelah menerima panggilan darurat dan berhasil mengamankan pelaku.
Di lokasi kejadian, mereka menemukan beberapa pisau, beberapa di antaranya berada di dalam tas wanita tersebut.
Pria itu dibawa ke rumah sakit setempat dan, menurut sumber resmi, kondisinya sudah aman. Sementara itu, wanita tersebut ditangkap dan menghadapi tuduhan penyerangan berat dan kekerasan dalam rumah tangga.