Badai dahsyat melanda Bangladesh (Foto: Arsip Voice Of Emirates)

Badai Dahsyat Bangladesh, 14 Orang Tewas Tersambar Petir dalam Satu Hari

27 April 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates–Empat belas orang tewas di berbagai wilayah Bangladesh menyusul serangkaian sambaran petir dahsyat yang melanda negara itu dalam beberapa jam terakhir.

You may also like : panas anadolu16 Tewas Akibat Panas di Korsel, Hujan Deras di China Paksa 115 Ribu Orang Dievakuasi

Kejadian ini bertepatan dengan kondisi cuaca buruk dan badai petir hebat.

You might be interested : unnamed (8)Peringatan Dini BMKG, 22 Mei: Waspadai Potensi Hujan Disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang di Sulsel Bagian Timur dan Utara

Pihak berwenang setempat melaporkan bahwa para korban berada di beberapa distrik, dan sebagian besar adalah buruh dan petani yang berada di ladang ketika badai terjadi.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Voice Of Emirates, Senin, 27 April 2026, kelompok ini dianggap paling rentan terhadap sambaran petir selama musim hujan.

Pejabat manajemen bencana menjelaskan bahwa badai petir tiba-tiba meningkat intensitasnya, mengakibatkan sambaran petir langsung yang menyebabkan kematian dan cedera.

Hal ini terjadi di tengah peringatan berulang tentang bahaya berada di luar ruangan selama kondisi cuaca seperti itu.

Bangladesh mengalami peningkatan kematian akibat petir setiap tahunnya, terutama selama bulan-bulan musim panas.

Negara ini mencatat ratusan kematian akibat sambaran petir setiap tahun, karena kepadatan penduduknya yang tinggi.

Sebagian besar penduduk juga bergantung pada pertanian untuk mata pencaharian.

Pihak berwenang mendesak warga untuk berhati-hati dan menjauhi ladang dan area terbuka selama badai.

Mereka juga menekankan pentingnya mematuhi pedoman keselamatan untuk meminimalkan korban jiwa dalam insiden berulang seperti ini.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >