
UPdates—Jemaah haji Indonesia sudah mulai bergerak dari Madinah menuju Makkah. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan seluruh layanan operasional haji hingga kini berjalan baik dengan pengawasan penuh dari petugas di lapangan.
You may also like :
Soal Haji, Wamen Dahnil Simanjuntak Singgung Bandit Melawan
Dari sisi kesehatan, tercatat sebanyak 4.246 jemaah menjalani rawat jalan. Kemudian, 70 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 101 dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
Hingga Jumat kemarin, 42 orang masih menjalani perawatan di RSAS.
Sementara jumlah jemaah wafat hingga 30 April 2026 tercatat sebanyak 5 orang.
Kemenhaj mengingatkan jemaah agar mewaspadai suhu panas di Makkah dan Madinah yang berkisar antara 35 hingga 39 derajat Celsius.
Jemaah diimbau menggunakan alat pelindung diri (APD) sederhana seperti payung, topi, masker, alas kaki yang nyaman, serta memperbanyak konsumsi air putih.
“Cuaca di Tanah Suci cukup panas. Jemaah diharapkan tidak memaksakan aktivitas di siang hari dan selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit selama menjalankan ibadah,” kata Maria sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi Kemenhaj, Sabtu, 2 Mei 2026.