
UPdates - Hari Kebersihan Tangan Sedunia (World Hand Hygiene Day) diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Mei.
Ada beberapa penyakit mematikan dan berbahaya yang disebabkan oleh mikroorganisme di sekitar kita.
Mereka semua berusaha masuk ke dalam tubuh kita dengan satu atau lain cara, yang dapat dengan mudah terjadi yaitu melalui tangan kita.
Kebersihan tangan adalah pertahanan terbaik terhadap serangan mikroba tersebut.
Memahami hal ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun meluncurkan kampanye untuk menyebarkan pentingnya kebersihan tangan dalam perawatan kesehatan.
Disadur dari National Today, tahun 1846, Ignaz Semmelweis yang merupakan seorang dokter asal Hungaria mencatat hubungan antara kebersihan tangan dan penyebaran penyakit.
Ia mencatat bahwa wanita yang melahirkan di bangsal bersalin rumah sakitnya lebih mungkin meninggal karena demam dibandingkan dengan bangsal di sebelahnya. Bangsal bersalin di sebelahnya dikelola oleh bidan.
Semmelweis menemukan bahwa dokter yang mengunjungi bangsal bersalin sering melakukan otopsi dan mungkin membawa partikel mayat di tangan mereka. Bidan tidak melakukan otopsi dan memiliki tangan yang lebih bersih. Ketika Semmelweis menerapkan cuci tangan dengan klorin, angka kematian menurun drastis. Namun, sayangnya, metode ini tidak menjadi populer di kalangan komunitas medis.
Pada tahun 1980, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyadari pentingnya mencuci tangan ketika serangkaian wabah penyakit bawaan makanan terjadi.
Mereka memulai praktik mencuci tangan. Kali ini, semua orang mengikutinya. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan sabun untuk mencuci tangan telah mendapatkan popularitas yang luar biasa. Sabun membuat praktik ini efisien dan hemat biaya.