
UPdates—Program studi (prodi) Teknik kini resmi berubah nama menjadi Rekayasa. Itu berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Kepdirjen) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Nomor 96/B/KPT/2025 tentang Nama Program Studi pada Jenis Pendidikan Akademi dan Pendidikan Profesi.
You may also like :
Wakapolri Akui Warga Lebih Percaya Damkar, Ustaz Hilmi: Bahan Introspeksi Polri
Dalam keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada 9 September 2025 itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi menjelaskan bahwa program studi teknik kini dapat menggunakan istilah “Rekayasa” yang disepadankan dengan istilah internasional engineering.
You might be interested :
Ramai Tuntutan DO 16 Mahasiswa FH UI, Menteri PPPA Minta Sanksi Tegas, Kampus Masih Investigasi
Berdasarkan keputusan itu, sejumlah program studi yang sebelumnya identik dengan kata “Teknik” kini berubah menjadi “Rekayasa”. Misalnya Teknik Elektro menjadi Rekayasa Elektro, Teknik Mesin menjadi Rekayasa Mesin, hingga Teknik Sipil menjadi Rekayasa Sipil.
Namun, tidak semua rumpun ilmu yang namanya berunsur teknik berubah menjadi rekayasa.
"Rekayasa (masih bisa menggunakan kata Teknik)," begitu penjelasan yang tertulis pada kolom rumpun ilmu Teknik atau Rekayasa sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Sabtu, 16 Mei 2026.
Selain pada rumpun teknik, perubahan nama ini juga berlaku di rumpun ilmu komputer dan ilmu pendidikan.
“Perguruan tinggi negeri badan hukum dapat menggunakan nama program studi yang sepadan dengan nama program studi dalam Keputusan Direktur Jenderal ini dan melaporkan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi,” demikian bunyi aturan tersebut.
Mengingat besarnya dampak dari keputusan ini, perubahan tersebut menjadi perbincangan publik. Ustaz Hilmi Firdausi yang selama ini kerap memberikan padangannya secara terbuka pada berbagai program dan kebijakan pemerintah mempertanyakan urgensi perubahan nama prodi itu.
"Setelah Kemendiktisaintek secara resmi mengubah nomenklatur (nama) program studi "Teknik" menjadi "Rekayasa", maka jurusan teknik menjadi jurusan rekayasa dan ijazah teknik menjadi ijazah rekayasa. Aya2 wae...entah apa urgensinya. Yang pasti nanti akan nambah anggaran lagi untuk pergantian plang, kop surat, amplop, kartu nama dll...padahal katanya lagi efisiensi," tulisnya di X sebagaimana dipantau Keidenesia.tv, Sabtu, 16 Mei 2026.
Berikut prodi yang berubah nama menjadi Rekayasa: