
UPdates—Anggota DPR RI, Andre Rosiade mengaku telah bertemu ribuan siswa dan orang tua penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
You may also like :
Diduga Keracunan MBG, Siswa Menangis Gatal-Gatal dan Bibir Bengkak
Berdasarkan pertemuan dan peninjauan yang dilakukan, politikus Gerindra itu menilai masyarakat masih menginginkan program MBG dilanjutkan. Menurutnya, temuan di Pekanbaru sejalan dengan aspirasi yang ia dengar dari masyarakat di Sumatera Barat.
You might be interested :
Dipuji Rockefeller Institute dari Amerika, Prabowo Tegaskan MBG Jalan Terus
"Kita ingin mendengarkan suara masyarakat dan melihat kondisi di lapangan. Jangan sampai realita berbeda dengan persepsi atau opini yang berkembang. Yang saya temukan, masyarakat memang menginginkan MBG ini dilanjutkan," katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi DPR RI, Sabtu, 20 Juni 2026.
Andre mengatakan hasil peninjauan di lapangan menunjukkan program MBG masih mendapat dukungan dari masyarakat.
Setelah mengunjungi dapur SPPG di Pekanbaru pada Jumat, 19 Juni 2026 kemarin, ia bersama Wali Kota Pekanbaru mendatangi SD Negeri 168 Pekanbaru untuk mendengarkan langsung aspirasi wali murid dan siswa penerima manfaat.
"Kita mendengarkan langsung aspirasi dari wali murid maupun siswa. Kita mendengarkan langsung dan teman-teman media juga mendengarkan langsung bahwa memang masyarakat, wali murid maupun siswa sebagai penerima manfaat memang mendukung agar MBG dilanjutkan," ujarnya.
Andre juga menyampaikan bahwa DPR bersama pemerintah telah menyepakati sejumlah langkah evaluasi untuk memperbaiki tata kelola Program MBG.
Langkah tersebut meliputi penghentian sementara pembangunan dapur baru, penghentian operasional selama masa libur sekolah, hingga audit menyeluruh guna memastikan program berjalan lebih tepat sasaran dan transparan.
"Jadi banyak hal yang sudah dilakukan dan akan terus dilakukan agar MBG ini, program yang baik ini, lebih tepat sasaran dan tata kelolaannya jauh lebih transparan," tegasnya.
Bagi Andre, semua yang saat ini sedang dilakukan menunjukkan pemerintah Presiden Prabowo Subianto mendengarkan aspirasi publik.
“Karena itu dilakukan evaluasi dan perbaikan besar-besaran agar ke depan tidak ada lagi kebocoran, program lebih tepat sasaran, dan tata kelolanya lebih transparan," tandasnya.