
UPdates - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun ini akan dipangkas dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun. Purbaya mengatakan pemangkasan anggaran tersebut sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam rangka menghemat APBN.
You may also like :
Kepala BGN Ingin Beri MBG ke Anak Indonesia di Arab Saudi
Purbaya juga menegaskan bahwa penghematan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki tata kelola program MBG.
You might be interested :
DPR Ingatkan Dugaan Tindak Pidana Keracunan MBG tidak Bisa Dianggap Kecil
Menurutnya, penghematan dilakukan agar penggunaan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) selaku penyelenggara program MBG, menjadi lebih efektif dan efisien.
"Rp268 triliun untuk sementara angkanya itu dulu, tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut masih dihitung," kata Purbaya, sebagaimana dilansir Keidenesia.TV dari CNNIndonesia, Rabu, 20 Maret 2026 sembari menambahkan, "Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi. Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka (BGN) membelanjakan uang."
Per 30 April 2026 anggaran MBG telah terpakai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari Rp335 triliun.
Saat ini sudah ada 61,96 juta penerima dan 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.