
UPdates—Brasil dikejutkan dengan kabar Lucas Paqueta kemungkinan akan absen hingga akhir Piala Dunia 2026 setelah diagnosis cedera dikonfirmasi.
You may also like :
Prediksi Real Madrid vs Barcelona: El Clasico Beraroma Dendam
Gelandang Flamengo, yang telah menjadi andalan di tim Carlo Ancelotti sepanjang turnamen, kini menghadapi perlombaan melawan waktu untuk kembali bermain bagi Selecao.
Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengkonfirmasi kekhawatiran terburuk para penggemar pada hari Rabu, mengungkapkan bahwa Paqueta mengalami cedera otot yang signifikan selama kemenangan 2-1 atas Jepang di babak 32 besar.
Pemain berusia 28 tahun itu terpaksa keluar lapangan pada babak pertama di Houston, dan tes medis selanjutnya telah memberikan gambaran suram untuk masa depannya di Amerika Utara.
"Paqueta menjalani pemeriksaan pencitraan yang mengkonfirmasi cedera otot di bagian belakang paha kirinya. Pemain akan mengikuti protokol perawatan intensif, di bawah pengawasan staf medis tim nasional Brasil, dengan tujuan untuk pulih dan kembali beraksi sesegera mungkin," demikian pernyataan resmi CBF sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Goal, Rabu, 1 Juli 2026.
Meskipun federasi belum secara resmi menetapkan jangka waktu pemulihannya, laporan ESPN menunjukkan cedera tersebut adalah cedera hamstring tingkat dua.
Diagnosis spesifik ini biasanya membutuhkan periode pemulihan setidaknya tiga minggu, yang secara teoritis akan membuat mantan pemain West Ham United itu absen dari sisa turnamen kecuali Brasil mencapai final dan ia pulih secara ajaib.
Terlepas dari kemunduran tersebut, Paqueta tetap teguh, menggunakan media sosial untuk mengungkapkan tekadnya untuk bangkit kembali.
"Faith... Saya pernah mengalami ini sebelumnya," tulis Paqueta di Instagram Story saat ia memulai proses rehabilitasinya.
Ia menjadi starter di setiap pertandingan Selecao sejauh ini, menjadikannya salah satu gelandang andalan Ancelotti.
Kehilangan Paqueta menambah daftar kekhawatiran bagi kubu Brasil saat mereka menyongsong babak 16 besar.
Gelandang tersebut bergabung dengan Raphinha di ruang perawatan, setelah pemain sayap Barcelona itu mengalami masalah hamstring selama babak penyisihan grup.
Selecao beradaptasi dengan cepat, dengan pemain muda Bournemouth, Rayan, menggantikan Raphinha dalam beberapa pertandingan terakhir.
Namun, ada sedikit kabar baik, karena pemain berusia 29 tahun itu kembali berlatih di lapangan minggu ini meski sebatas latihan individu.
Namun, prospek bermain tanpa Paqueta di lini tengah menghadirkan tantangan taktis yang berbeda bagi staf pelatih saat mereka mempersiapkan diri untuk pertandingan babak 16 besar yang sulit melawan Norwegia di New Jersey.