Donald Trump (Foto: Daily AUSAF)

Trump Umumkan Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir, Menhan AS Batal ke Israel, Siapkan Serangan Besar?

8 July 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa nota kesepahaman dengan Iran sudah berakhir, menyusul serangan AS terhadap Iran setelah kapal-kapal dagang diserang di Selat Hormuz.
  • Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth membatalkan rencana perjalanannya ke Israel setelah pengumuman Trump, yang menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan serangan besar.
  • Trump menuduh Iran sebagai 'pemain kotor' karena menargetkan kapal-kapal komersial dan melanggar gencatan senjata, serta menyebut orang-orang Iran sebagai 'orang-orang sakit'.
  • Korps Garda Revolusi Islam Iran telah melancarkan serangan terhadap target militer AS di Bahrain dan Kuwait sebagai tanggapan atas serangan Amerika terhadap Iran.
  • Trump menyatakan bahwa Washington membuang-buang waktu dengan berbicara dengan Iran dan menginginkan untuk menjauh dari diplomasi, serta menggambarkan situasi dengan Iran sebagai 'kanker' yang harus dihilangkan.
  • Eskalasi terbaru ini menambah tekanan pada gencatan senjata yang sudah rapuh antara AS dan Iran, meningkatkan kemungkinan konflik yang lebih besar.
  • Trump berbicara tentang hal ini di awal KTT NATO di Turki, menunjukkan bahwa situasi dengan Iran menjadi perhatian internasional yang serius.
atau

UPdates—Presiden AS, Donald Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa nota kesepahaman dengan Iran sudah berakhir.

You may also like : getty images (2)THE K-FACTS EPS 13: Geger Perang Dagang Ala Trump!

Tak lama kemudian, diumumkan bahwa Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth membatalkan rencana perjalanannya ke Israel.

You might be interested : duta besar as pbbAS Kembali Veto Resolusi PBB untuk Gencatan Senjata di Gaza, Dubes Aljazair Sindir Israel

Berbicara di awal KTT NATO di Turki, Trump menuduh Iran sebagai "pemain kotor" karena menargetkan kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan melanggar gencatan senjata.

"Saya pikir sudah berakhir," kata Trump ketika ditanya tentang perjanjian dengan Iran sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari APA, Rabu, 8 Juli 2026.

Trump menambahkan bahwa dia tidak ingin terus berurusan dengan Teheran, menggambarkan orang-orang Iran sebagai "orang-orang sakit."

Komentar Trump muncul setelah Korps Garda Revolusi Islam mengatakan telah melancarkan serangan terhadap target militer AS di Bahrain dan Kuwait sebagai tanggapan atas serangan Amerika terhadap Iran.

Presiden AS mengatakan Washington membuang-buang waktu dengan berbicara dengan Iran dan menyatakan keinginan untuk menjauh dari diplomasi.

“Kita harus menyingkirkan kanker mereka, kanker mereka. Dan tahukah Anda apa yang harus dilakukan? Anda harus membasmi kanker sejak dini. Dan itulah yang saya rasakan,” ujarnya.

Eskalasi terbaru ini menyusul serangan AS terhadap Iran setelah Washington mengatakan Teheran menyerang kapal-kapal dagang di Selat Hormuz, yang semakin menekan gencatan senjata yang sudah rapuh.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Sam Levenson

"Jangan melihat jam; lakukan apa yang dilakukannya. Teruslah melangkah!"
Load More >