
UPdates—Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara didesak segera mencairkan tunjangan profesi dan tunjangan sertifikasi guru yang belum dibayarkan selama tiga bulan terakhir.
You may also like :
DPR Minta Kebijakan Murid tidak Naik Kelas Mulai 2027 Dikaji Lagi
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani mengatakan, mereka menerima banyak keluhan dari para guru, terkait keterlambatan pembayaran tunjangan tersebut.
You might be interested :
Rencana Menkeu: Tahun Depan Pembayaran Uang Pensiun Langsung ke Rekening Pensiunan
Apalagi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sudah lama mengajukan surat terkait pencairan anggaran kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Kami berharap Menteri Keuangan yang baru tolong segera diproses surat dari Kemendikdasmen, sehingga tunjangan guru-guru kita ini bisa terbayarkan ini di seluruh Indonesia,” kata Lalu di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026.
Suahasil menurut Lalu perlu menelusuri proses pengajuan anggaran tersebut, terutama jika surat yang diajukan sebelum pergantian menteri belum sampai ke mejanya.
“Kalau Pak Menkeu yang baru, belum membaca suratnya, silakan cari. Kira-kira, mandeknya di mana. Yang jelas, guru-guru kita hari ini tiga bulan belum terbayarkan tunjangan profesi atau tunjangan sertifikasinya,” ujarnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Inilah.
Bagi politikus PKB itu, tidak ada alasan menunda pembayaran tunjangan ini. Menurutnya, anggaran untuk pembayaran tunjangan tersebut telah tersedia dan setiap tahun dialokasikan.
“Ya, saya berharap paling telat 1 minggu ini, harus sudah dikirimkan ke guru-guru kita. Untuk apa ditahan, kan anggarannya sudah ada. Anggarannya sudah kami sepakati, tolong jangan ditahan-tahan karena memang ini kebutuhan,” tegas Lalu.
Tunjangan profesi dan sertifikasi merupakan dana yang dibutuhkan guru untuk menunjang kebutuhan mereka.
Karena itu, Kementerian Keuangan diminta segera menyelesaikan proses administrasi pencairan agar hak para guru dapat diterima.
“Bapak mau nunggu apa lagi, silakan segera cairkan. Guru-guru kita ini tiga bulan belum menerima tunjangan profesi gurunya,” tandasnya.