Siswa yang diduga keracunan makanan program MBG mendapat perawatan medis (Foto: X)

Siswa di Konsel Keracunan MBG, Kesakitan dan Nangis Histeris, Warga: Dia Kejang, Astagfirullah!

14 October 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Puluhan siswa di Kabupate Konawe Selatan (Konsel), Sultra menangis kesakitan, dan berteriak-teriak histeris setelah diduga mengalami keracunan akibat mengkonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

You may also like : kapuspenkum kejagung anangKerugian Negara Rp863 Miliar, 5 Tersangka Korupsi Motor Listrik MBG Segera Diadili

Para siswa itu mengalami sakit perut, mencret, hingga muntah. Para korban dirawat ke Puskesmas Angata, Rabu, 14 Oktober 2026.

You might be interested : kapuspenkum kejagung anangKolonel Cpl Budi Utomo Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

Saking banyaknya jumlah korban, para siswa itu terpaksa dirawat di lantai, mulai dari dalam puskesmas hingga ke pelataran.

Video yang ramai dibagikan di media sosial memperlihatkan siswa-siswa yang dirawat di ruang perawatan menangis kesakitan di atas ranjang.

Sementara di bagian lain, puluhan siswa dirawat di lantai luar dengan alas seadanya. Rekaman lain memperlihatkan kepanikan saat seorang siswa yang dibopong mengalami kejang-kejang saat tiba di puskesmas.

“Dia kejang, astagfirullahaladzim,” seru perekam video yang mengabadikan gambar siswa tersebut saat dibawa dengan buru-buru masuk ke salah satu ruangan sebagaimana dipantau Keidenesia.tv di X, Rabu, 14 Oktober 2026.

Informasi yang dihimpun Keidenesia.tv, para siswa itu mengkonsumsi makanan program MBG pada hari Selasa, 13 Oktober 2026. Namun, keluhan keracunan berlanjut hingga hari Rabu ini.

Para siswa yang keracunan berasal dari SDN 1 Angata, SDN 4 Angata, SDN 12 Angata, dan SMAN 10 Konsel.

Hingga Rabu siang, setidaknya 63 korban terdata, dan kemungkinan akan terus bertambah.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >