Insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur melibatkan taksi listrik Green SM (Foto: X TMC Polda Metro Jaya)

Ada Keterlibatan Taksi Green SM di Tragedi Kereta di Bekasi, KNKT Lakukan Investigasi

28 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Tragedi tabrakan KA Bromo Anggrek dan KRL TM 6024 di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 malam disorot karena melibatkan taksi listrik Green SM yang mogok di perlintasan.
  • Kecelakaan itu bermula ketika taksi listrik Green SM melintas dari arah utara ke selatan dan mogok di tengah perlintasan kereta api, sehingga tidak bisa bergerak saat KRL Commuter Line mendekat.
  • KRL Commuter Line menghantam taksi Green SM dan terseret sejauh kurang lebih 50 meter ke arah stasiun, kemudian berhenti sesuai prosedur standar operasional.
  • KA Argo Bromo Anggrek melaju kencang dari arah belakang dan menghantam rangkaian KRL, menyebabkan gerbong khusus perempuan di rangkaian paling belakang KRL hancur lebur.
  • Green SM Indonesia mengakui adanya kendaraan mereka yang terlibat dalam tragedi ini dan mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.
  • Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menerjunkan tim investigasi ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan data primer terkait insiden maut tersebut.
  • KNKT bergerak cepat mengusut penyebab kecelakaan hebat yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek ini untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut.
atau

UPdates—Tragedi tabrakan KA Bromo Anggrek dan KRL TM 6024 di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 malam menjadi sorotan publik. Selain jatuh banyak korban, kecelakaan maut itu disorot karena melibatkan taksi listrik Green SM.

You may also like : tb hasanuddin dprTragedi Amunisi, TB Hasanuddin Duga Salah Prediksi, Lola: Tidak Perlu Ada Spekulasi

Publik secara umum mengetahui adanya keterlibatan kendaraan Green SM dari unggahan video di akun X TMC Polda Metro Jaya. Dalam video terlihat taksi listrik itu mogok di perlintasan.

You might be interested : tabrakan kereta bekasiTabrakan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Penumpang Terluka dan Terjepit

Belakangan, kesaksian warga mengungkap sepenuhnya fakta tersebut. Pihak Green SM juga kemudian mengakui adanya keterlibatan kendaraan mereka.

Insiden kecelakaan maut ini bermula sekitar pukul 20.50 WIB ketika sebuah taksi listrik Green SM melintas dari arah utara ke selatan. Ketika sedang berada di tengah perlintasan kereta api, taksi tersebut mendadak mogok.

Tak lama berselang, peringatan kedatangan KRL Commuter Line dari arah Cikarang menuju Jakarta berbunyi.

Penjaga perlintasan dan sejumlah orang berusaha mendorong taksi yang terjebak itu. Namun, taksi tersebut tidak bisa bergerak di rel.

Tabrakan pertama pun tidak bisa terhindarkan. KRL menghantam taksi Green SM dan terseret sejauh kurang lebih 50 meter ke arah stasiun.

Kereta yang menabrak kemudian berhenti sesuai prosedur standar operasional (SOP) dan taksi masih melintang di rel.

Di waktu yang hampir bersamaan, KRL Commuter Line tujuan Cikarang sedang menurunkan dan mengangkut penumpang di Stasiun Bekasi Timur.

Rangkaian KRL baru berjalan sebentar ketika masinis menyadari ada kereta yang berhenti di depan dan langsung mengerem mendadak.

Pintu KRL Commuter Line tujuan Cikarang sempat dibuka, dan sejumlah penumpang keluar untuk melihat situasi.

Saat itulah, KA Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya muncul. KA Argo Bromo Anggrek melaju kencang dari arah belakang dan menghantam rangkaian KRL.

Saking kerasnya tabrakan, gerbong khusus perempuan di rangkaian paling belakang KRL hancur lebur.

Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek bahkan masuk menembus hingga ke dalam gerbong yang akhirnya menjebak puluhan penumpang.

Pada Selasa, 28 April 2026, dini hari, Green SM Indonesia merilis pernyataan resmi melalui akun @id.greensm dan mengakui adanya kendaraan mereka yang terlibat dalam tragedi ini.

"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas,” tulis Green SM sebagaimana dipantau Keidenesia.tv.

Mereka mengaku mendukung penuh proses investigasi kecelakaan maut ini. “Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung,” jelasnya.

Green SM Indonesia menegaskan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama mereka. “Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan. Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi," tandasnya.

Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bergerak cepat mengusut penyebab kecelakaan hebat yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek ini.

KNKT telah menerjunkan tim investigasi ke lokasi beberapa saat setelah kejadian untuk mengumpulkan data primer terkait insiden maut tersebut.

"Sejak malam hari, KNKT telah menerjunkan tim investigator ke lokasi kejadian untuk melakukan investigasi guna mengungkap penyebab kecelakaan tersebut," demikian unggahan di Instagram KNKT sebagaimana dipantau Keidenesia.tv.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >