
UPdates—Tiga perempuan bersaudara di Brasil memecahkan rekor usia gabungan tertinggi dari tiga saudara kandung yang masih hidup.
You may also like :
23 Kartu Merah di Final Cruzeiro vs Atletico Mineiro di Brasil
Zulina de Deus Nunes, Zoraide de Deus Mota, dan Levita de Deus Nunes memiliki usia gabungan 316 tahun dan 302 hari, sebagaimana dikonfirmasi oleh LongeviQuest.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website Guinness World Records, Kamis, 25 Juni 2026, Levita adalah anak tertua dengan usia 109 tahun. Adik tengahnya, Zoraide, berusia 104 tahun. Sementara Zulina, anak bungsu dalam keluarga, berusia 103 tahun.
Lahir pada 7 Juni 1917, Levita adalah anak kedua tertua dari delapan bersaudara, dan ia memiliki tanggung jawab besar di rumah, mengurus rumah tangga dan merawat yang lain sementara orang tuanya bekerja di ladang.
Ia tidak pernah menikah atau memiliki anak, tetapi mengabdikan hidupnya untuk keluarganya.
Sama seperti ibunya, ia menyukai kerajinan tangan, terutama merajut, menyulam, dan menjahit, dan terus menekuni hobi ini sepanjang hidupnya.
Itu menjadi bagian dari mata pencahariannya meski ia juga pernah bekerja di Rede Globo Television selama 12 tahun.
Zoraide lahir pada 24 November 1921 dan kemudian menjadi guru sekolah dasar dan kemudian perawat, bekerja di beberapa rumah sakit hingga pensiun.
Ia menikah dengan Enéas Alves da Mota pada tahun 1950 dan mereka dikaruniai lima anak.
Zulina lahir dan bergabung dengan keluarga pada tanggal 4 Maret 1923.
Seperti kakak perempuannya, Levita, ia juga memiliki kecintaan seumur hidup pada kerajinan tangan seperti menjahit dan menyulam.
Ia menikah dengan José Benvindo dos Santos pada tanggal 17 Juli 1945 dan mengurus rumah tangga serta enam anak mereka sementara suaminya bekerja di kereta api.
Setelah pernikahan mereka berakhir, ia pindah ke Rio de Janeiro, tempat Zoraide sudah tinggal dan tempat Levita segera bergabung dengannya dan membantunya menyesuaikan diri dengan kehidupan sendiri bersama anak-anaknya.
Selama beberapa dekade, ketiga saudara perempuan itu tak terpisahkan dan selalu ada untuk saling mendukung dalam suka dan duka kehidupan.
Pada bulan Mei, peneliti Iara Souza dari otoritas global tentang umur panjang manusia singgah di Rio de Janeiro untuk bertemu dengan para saudari luar biasa tersebut.