
UPdates—Komando Pusat AS mengumumkan bahwa pasukan Amerika Serikat menyerang lokasi rudal di Iran selatan pada hari Senin waktu setempat dan kapal-kapal yang menurut mereka mencoba memasang ranjau.
You may also like :
Trump Punya Janji pada Netanyahu soal Iran, Tentara Israel dan Mossad Dorong Perang Baru
Tim Hawkins, juru bicara Komando Pusat AS, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka melakukan serangan pembelaan diri meski tak diserang.
You might be interested :
Israel Ngaku Sudah Bunuh, Komandan Pasukan Quds Iran Muncul di Depan Publik
“Pasukan AS melakukan serangan pembelaan diri di Iran selatan hari ini untuk melindungi pasukan kami dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran,” katanya di AFP sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari NZ Herald, Selasa, 26 Mei 2026.
Pernyataan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang serangan ini.
NBC News melaporkan Hawkins menambahkan: “Target termasuk lokasi peluncuran rudal dan kapal-kapal Iran yang mencoba memasang ranjau”.
“Komando Pusat AS terus membela pasukan kami sambil menahan diri selama gencatan senjata yang sedang berlangsung,” lanjutnya.
Dua kapal Iran tampaknya tertangkap sedang memasang ranjau di selat tersebut, kata pejabat senior AS kepada seorang reporter di Fox News.
Pasukan AS melenyapkan kedua kapal tersebut dan juga menyerang lokasi rudal permukaan-ke-udara di Bandar Abbas, yang dilaporkan menargetkan pesawat tempur AS.
“Ini adalah serangan defensif,” kata seorang pejabat AS, menambahkan bahwa tindakan tersebut tidak menunjukkan bahwa gencatan senjata yang rapuh, yang dinegosiasikan bulan lalu, telah berakhir.