
UPdates—Kejadian mengerikan saat tidur dialami seorang wanita asal Brisbane, Queensland, Australia bernama Rachel Bloor. Ia terbangun di tengah malam dan menemukan ular piton karpet besar melilit dadanya.
You may also like :
Cassius, Buaya Terbesar di Dunia Mati pada Usia 110 Tahun
Rachel Bloor yang tertidur di kamar tidurnya di lantai dua rumahnya mengatakan awalnya dia mengira beban berat di perut dan dadanya adalah anjingnya yang berbaring di atasnya.
Tetapi ketika dia meraih ke bawah selimut, dia merasakan sesuatu yang halus bergerak di bawah tangannya dan menyadari itu bukan hewan peliharaannya.
"Yang membuatku ngeri, aku menyadari itu bukan anjingku," kata Bloor sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Minggu, 18 Januari 2026.
Ular sepanjang 2,5 meter itu merayap masuk ke kamar tidurnya melalui jendela pada Senin malam, menurut laporan tersebut.
Bloor mengatakan dia segera membangunkan suaminya dan memintanya untuk menyalakan lampu.
"Dia berkata, 'Oh sayang. Jangan bergerak. Ada ular piton sepanjang 2,5 meter di tubuhmu,'" kenangnya.
Kekhawatiran pertama Bloor adalah mengeluarkan anjing-anjing keluarga mereka dari kamar sebelum keadaan memburuk.
"Saya pikir jika anjing Dalmatian saya menyadari ada ular di sana, akan terjadi kekacauan," katanya.
Setelah suaminya mengeluarkan anjing-anjing itu, Bloor dengan hati-hati keluar dari bawah selimut. "Saya merangkak keluar," katanya.
Alih-alih memanggil penangkap ular profesional, Bloor mengatakan dia tetap tenang dan membawa reptil besar itu keluar dari kamar tidur melalui jendela.
"Saya menangkapnya," katanya seraya menambahkan bahwa ular piton itu tampaknya tidak terlalu ketakutan.
"Dia hanya bergoyang-goyang di tangan saya," lanjutnya.
Bloor menduga ular itu masuk melalui penutup jendela dan merayap ke tempat tidur saat dia tidur.
"Ular itu sangat besar sehingga meskipun melingkar di tubuh saya, sebagian ekornya masih keluar dari penutup jendela," katanya.
Ular itu diidentifikasi sebagai ular piton karpet, ular pemangsa tidak berbisa yang umum ditemukan di daerah pesisir Australia.
Meskipun mengalami kejadian yang menakutkan, Bloor mengatakan dia lega karena itu bukan hewan lain. "Kodok membuat saya takut," katanya.