
UPdates – Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu, 11 Januari 2026.
You may also like :
Siswa Korban MBG di Bangkep Naik Jadi 314 Orang, 26 Masih Dirawat, 3 di ICU
Tingginya intensitas curah hujan menyebabkan debit air sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga, merendam rumah, jalan, serta merusak sejumlah infrastruktur.
Dilansir dari akun Instagramnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan bahwa banjir terjadi di sejumlah lokasi.
Di Desa Amal Dusun Malino, Desa Toaya, Desa Kumbasa, Desa Enu, Desa Lero dan Desa Sumari Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala, banjir yang terjadi pada pukul 11.35 Wita, mengakibatkan akses jalan penghubung antara Desa Amal ke Desa Saloya terputus serta jembatan penghubung antara Desa Sumari ke Desa Kumbasa juga terputus.
Jalan kabupaten penghubung Dusun 2 ke Dusun 4 juga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat dan terdapat satu unit jembatan yang landasannya tergerus air sungai namum masih dapat dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
Sementara di Desa Limboro, banjir mengakibatkan jalan Trans Sulawesi dan 10 unit rumah terdampak.
Di Desa Pantolobete, Dusun 1 Desa Lalundu, Desa Rio Mukti, Desa Panca Mukti, Desa Bonemarawa, Desa Mbulawa, Desa Ngovi, Desa Pakava dan Desa Polanto Jaya Dusun 4, hujan deras yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama mengakibatkan air menggenangi pemukiman warga.
Bencana banjir juga melanda empat desa di Kecamatan Tanantovea. Empat desa terdampak yakni Desa Wani 1, Desa Wani 2, Desa Wani 3, dan Desa Wani Lumbumpetigo.
Banjir serupa juga dilaporkan merendam area Flyover Pantoloan pada Minggu pukul 11.35 Wita. Hujan deras yang melanda mengakibatkan banjir di sekitar area Pantoloan Kecamatan Tawaeli akibat luapan air sungai di Desa Labuan.
Pasca kejadian, TRC, BPBD Kab. Donggala dan sejumlah instansi terkait telah turun langsung untuk melakukan pendataan kerusakan-kerusakan, baik rumah warga dan fasilitas umum lainnya, sekaligus membantu warga yang terdampak banjir.