Barang bukti bawang selundupan diberi garis polisi (Foto: TB News)

Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai, Masuk Kalimantan Lewat Malaysia

19 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Bareskrim Polri berhasil membongkar penyelundupan 23,146 ton bawang dan cabai kering di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang masuk ke Indonesia melalui Malaysia.
  • Barang bukti yang disita terdiri dari bawang merah, bawang putih, bawang bombai, dan cabai kering yang berasal dari beberapa negara, seperti Thailand, China, Belanda, dan India.
  • Penyelundupan tersebut diduga dilakukan untuk menghindari pajak dan merugikan keuangan negara, sehingga Bareskrim Polri melakukan penegakan hukum tegas terhadap pelaku.
  • Pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kapolri untuk menangani tindak pidana yang merugikan keuangan negara.
  • Tim penyidik masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan jaringan penyelundupan di wilayah Kalimantan Barat.
  • Saat ini, ada tiga lokasi yang sedang dalam pemantauan tim untuk memastikan tidak ada penyelundupan lainnya.
  • Total komoditas pangan hasil impor ilegal yang ditemukan sebanyak 23,146 kilogram atau 23,146 ton, yang merupakan hasil operasi penegakan hukum oleh Bareskrim Polri.
atau

UPdates—Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan berhasil membongkar dugaan tindak pidana penyelundupan komoditas pangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

You may also like : 548478bc d10d 4393 8683 17683ebd7f83Jusuf Kalla Datangi Bareskrim Polri Laporkan Rismon Sianipar

Dalam operasi tersebut, tim menyita total 23.146 kilogram atau 23,146 ton bawang dan cabai kering dari dua lokasi berbeda.

You might be interested : kapal selam narkobaPenyelundupan 225 Ton Kokain dengan Kapal Selam Digagalkan, Pecahkan Rekor dan Ungkap Rute Trans-Pasifik Baru

Dua lokasi yang menjadi sasaran penindakan berada di Jalan Budi Karya No. 5, Pontianak Selatan, serta Jalan Budi Karya Kompleks Pontianak Square No. C-6, Kelurahan Benuamelayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

Dari lokasi pertama petugas menemukan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai kuning dengan total berat 10.350 kilogram atau 10,35 ton.

Sementara di lokasi kedua, tim menemukan bawang merah, bawang putih, bawang bombai merah berry, cabai kering, serta bawang bombai kuning dengan total berat 12.796 kilogram atau 12,796 ton.

Barang bukti yang diamankan terdiri dari bawang merah sebanyak 118 karung dengan total 2.124 kilogram, bawang putih 457 karung dengan total 9.140 kilogram, bawang bombai kuning 399 karung seberat 7.980 kilogram, bawang bombai merah berry 188 karung seberat 1.692 kilogram, serta cabai kering 221 karung dengan total 2.210 kilogram.

Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pemilik ruko maupun gudang, komoditas tersebut diketahui berasal dari sejumlah Negara.

Bawang merah berasal dari Thailand, bawang putih dari China, bawang bombai dari Belanda, bawang bombai merah berry dari India, serta cabai kering dari China.

“Penyelundupan atau impor ilegal komoditas pangan tersebut diduga masuk ke wilayah Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Barat, melalui negara Malaysia,” ungkap Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TB News, Minggu, 19 April 2026.

Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan jaringan tersebut di wilayah Kalimantan Barat.

“Tim sedang mengidentifikasi gudang atau tempat penyimpanan komoditas pangan hasil impor ilegal lainnya. Saat ini ada tiga lokasi yang sedang dalam pemantauan tim,” tegas Ade Safri.

Pengungkapan kasus dilakukan pada Senin, 13 April 2026, sebagai bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kapolri untuk melakukan penegakan hukum tegas terhadap tindak pidana yang merugikan keuangan negara, termasuk penyelundupan.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >