Pasukan keamanan Libya berjaga menyusul bentrok antar supporter sepak bola. (foto:Dok.Yousef Murad/AP)

Bentrok Antar Suporter Sepak Bola di Libya, Gedung Pemerintah Dibakar

16 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Bentrokan antar suporter sepak bola terjadi di Kota Tarhuna, Libya barat, setelah pertandingan antara Al-Ittihad SCSC dan Asswehly SC.
  • Pertandingan tersebut dihentikan sebelum peluit akhir karena protes tendangan penalti, yang kemudian menyebabkan perkelahian antara pendukung dan pasukan keamanan.
  • Sebuah gedung pemerintah di ibu kota Tripoli dibakar akibat bentrokan, namun api berhasil dipadamkan dengan cepat.
  • Dewan Kepresidenan Libya menyerukan penyelidikan atas peristiwa tersebut dan menekankan bahwa perasaan ketidakadilan harus ditangani secara hukum, bukan melalui kekerasan.
  • Beberapa orang dilaporkan terluka dalam bentrokan tersebut, yang terjadi di luar stadion setelah pertandingan.
  • Pertandingan antara Al-Ittihad SCSC dan Asswehly SC digelar tanpa penonton, namun masih menyebabkan insiden kekerasan.
  • Dewan Kepresidenan Libya mengutuk tindakan sabotase dan pembakaran yang terjadi di markas besar dewan menteri di Tripoli.
atau

UPdates - Bentrokan antar supporter sepak bola dilaporkan terjadi di Kota Tarhuna di Libya barat pada hari Kamis, 14 Mei 2026 waktu setempat.

Disadur Keidenesia.TV dari Aljazeera, Sabtu, 16 Mei 2026, bentrokan yang terjadi di kota yang berjarak sekitar 80 kilometer selatan ibu kota Libya tersebut, pecah setelah pertandingan antara Al-Ittihad SCSC dari Tripoli dan Asswehly SC dari Misrata.

Akibat bentrokan, sejumlah orang dilaporkan terluka, sementara sebuah gedung pemerintah dibakar di ibu kota Tripoli.

Dalam laporannya, kantor berita Libya, LANA menyebut bahwa pertandingan yang digelar tanpa penonton itu awalnya dihentikan sesaat sebelum peluit akhir dibunyikan setelah para pemain Al-Ittihad memprotes tendangan penalti yang menurut mereka seharusnya diberikan.

Insiden tersebut kemudian menyebabkan perkelahian antara pendukung dan pasukan keamanan di luar stadion.

Dewan Kepresidenan Libya mengatakan bahwa orang-orang menyerang markas besar dewan menteri di ibu kota Tripoli "dengan tindakan sabotase dan pembakaran".

Beruntung karena Api berhasil dipadamkan dengan cepat.

Dewan Kepresidenan Libya menyerukan penyelidikan atas "peristiwa yang disayangkan", dengan mengatakan bahwa perasaan ketidakadilan harus ditangani secara hukum dan "bukan melalui kekerasan".

 

i.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Derek Bok

"Jika kamu berpikir pendidikan itu mahal, cobalah kebodohan."
Load More >