
UPdates—Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar, Bahlil Lahadali memberikan surat diskresi kandidat Ketua Golkar Sulsel kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.
You may also like :
Update Korban Bencana Sumatera: 1.111 Meninggal, 163 Hilang, 224 Desa tanpa Listrik, 1.000 Genset Dikirim Pemerintah
Saat menyerahkan diskresi tersebut, Bahlil menyampaikan harapannya kepada IAS agar mengembalikan kejayaan Partai Golkar Sulsel yang kehilangan kursi Ketua DPRD Sulsel pada Pemilu 2024 lalu.
You might be interested :
Anggota DPR Golkar Sindir Dedi Mulyadi: Jangan Terbuai Pencitraan Medsos
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya serahkan rekomendasi diskresi DPP Partai Golkar kepada Kak Aco untuk selanjutnya dipergunakan sebagaimana mestinya dan untuk membesarkan Partai Golkar di wilayah Sulawesi Selatan,” kata Bahlil saat memberikan draf diskresi kepada IAS sebagaimana dipantau Keidenesia.tv dari video kegiatan tersebut, Rabu, 24 Juni 2026.
Bahlil memberikan surat diskresi kepada IAS didampingi Sekjen DPP Golkar, Sarmuji, Bendahara Umum DPP Golkar, Sari Yuliati, dan Wakil Ketua Umum Golkar, Nurdin Halid.
“Kembalikan marwah dan kebesaran Partai Golkar dengan menghimpun seluruh kekuatan tokoh-tokoh dan kader dalam rangka perbaikan Partai Golkar ke depan. Dengan target Kak Aco, naik kursi Kak Aco! Itu yang paling penting,” lanjut Bahlil.
Setelah menerima diskresi tersebut, IAS yang merupakan mantan Wali Kota Makassar dua periode menyatakan janji membesarkan dan menaikkan perolehan jumlah kursi Golkar di Sulsel pada Pemilu 2029 mendatang.
“Saya terima, Ketum. Insyaallah, apa yang disampaikan dan sebagai komitmen saya, insyaallah tegak lurus dan komitmen untuk meningkatkan, memaksimalkan tambahan kursi untuk Sulawesi Selatan,” ucap IAS.
Dengan mendapatkan diskresi Bahlil, IAS hampir dipastikan akan menjadi satu-satunya kandidat yang memperoleh restu DPP sehingga berpeluang besar terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.