
UPdates—Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan taklimat khusus kepada seluruh rakyat Indonesia dalam waktu dekat.
You may also like :
Iran Ubah Wilayah Israel Seperti Gaza, Minta Warga Pindah ke Luar Negeri
Pengarahan, instruksi, atau informasi ringkas itu akan disampaikan Prabowo untuk menjelaskan kondisi global serta langkah-langkah yang perlu dipersiapkan bangsa Indonesia.
You might be interested :
Pemindahan ASN ke IKN, DPR Ingatkan Menteri Rencana yang Gagal di 2024
Saat ini, dunia sedang bergejolak akibat perang di kawasan Timur Tengah usai Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran secara tiba-tiba 28 Februari lalu.
"Akibat perang di Timur Tengah kita harus siap menghadapi kesulitan, tapi sekali lagi kita bersyukur bahwa kita punya kekuatan yang besar. Tapi saya juga akan jujur kepada seluruh rakyat dan saya akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat," katanya sebagaimana dipantau Keidenesia.tv dari YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
"Kekuatan kita dan kekayaan kita yang luar biasa harus lebih baik lagi kita kelola. Lebih baik lagi kita kendalikan. Kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat,” lanjutnya mengingatkan.
Kepala Negara menilai situasi dunia saat ini tengah berada dalam kondisi yang penuh ketidakpastian. Persaingan dan konflik antara kekuatan besar dunia berpotensi menyeret negara-negara lain ke dalam situasi yang semakin sulit.
"Seluruh dunia sedang mengalami goncangan akibat perang di Timur Tengah. Kita terus terang saja, harus menghadapi kesulitan," ujar Prabowo.
Pemerintah kata Prabowo telah memantau perkembangan situasi secara intensif dan mempelajari berbagai data dan indikator ekonomi secara aktual untuk memastikan langkah-langkah yang diambil tepat.
"Saya sudah melihat dan saya sudah mempelajari angka-angka setiap hari. Kita temukan terus kekayaan-kekayaan baru. Kita akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutupi itu perkiraan saya. Kita akan keluar dalam keadaan krisis ini yang lebih kuat, makmur, lebih mampu berdikari," ujarnya.
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya memperkuat ketahanan nasional, khususnya di sektor pangan dan energi.
Ketua Gerindra itu menyampaikan rasa syukur karena upaya panjang menuju swasembada pangan, mulai menunjukkan hasil yang nyata.
"Kita sangat bersyukur atas karunia yang diberikan yang maha kuasa kepada kita, yang bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada pangan, dalam keadaan perang di mana-mana, kita bersyukur bahwa kita swasembada hampir kita capai, kita sudah sampai swasembada beras. Kita sebentar lagi mencapai kebutuhan protein kita," ujar Presiden.
Di tengah ketidakpastian global, Presiden menilai ketahanan pangan menjadi jaminan penting agar masyarakat Indonesia tetap aman meskipun banyak negara menghadapi kesulitan.
"Apapun yang terjadi, di mana banyak bangsa-bangsa lain mengalami kesulitan, minimal kita aman masalah pangan," ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong kemandirian energi, termasuk melalui pengembangan bahan bakar berbasis sumber daya domestik seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu.
Pada kesempatan itu, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap bekerja keras, menjaga persatuan, dan bersyukur atas berbagai karunia yang dimiliki Indonesia.
"Kita harus kerja keras, kita harus rukun, kita harus bersyukur," katanya.