UPdates—Gempa bumi dengan magnitudo 8,8 menguncang Semenanjung Kamchatka, Rusia dan menimbulkan kerusakan besar di negara itu.
You may also like : 10 Negara yang Warganya Paling Doyan Seks, Yunani Teratas, Malaysia ke-7
Gambar-gambar menunjukkan bagaimana tingkat kerusakan yang dipicu oleh gempa dahsyat itu.
You might be interested : Gempa Dahsyat dan Tsunami 15 Meter di Rusia tanpa Korban Jiwa, Bagaimana Mereka Melakukannya?
Rekaman tsunami yang dipicu setelahnya menunjukkan gelombang menyapu sebuah kota pesisir di wilayah tersebut, membawa bangunan dan puing-puing ke perairan.
Wali Kota Severokurilsk, Alexander Ovsyannikov, mengatakan kota di semenanjung itu dibanjiri oleh setidaknya empat gelombang tsunami.
Menurutnya, gelombang-gelombang tersebut menghanyutkan perahu-perahu nelayan ke laut dan membanjiri sebuah pabrik pengolahan.
Sementara itu di Jepang, laporan dari kantor berita NHK menyebut, Pelabuhan Kuji menjadi yang pertama merasakan dampak, tersapu gelombang setinggi 1,3 meter.
Empat paus terlihat terdampar di pantai hanya beberapa jam setelah gempa bumi besar di semenanjung Kamchatka di timur jauh Rusia itu.
TV Jepang menayangkan rekaman paus-paus yang terdampar di Tateyama, Prefektur Chiba.
Video menunjukkan makhluk-makhluk raksasa itu berbaring berdampingan di pantai.
Daerah tersebut tidak dilanda tsunami yang signifikan, dan belum jelas apakah paus-paus yang terdampar tersebut merupakan akibat langsung dari gempa bumi.
Gelombang tsunami telah mencapai beberapa bagian pantai negara itu, menurut Badan Meteorologi Jepang.
Prefektur Fukushima, Miyagi, dan Iwate semuanya terdampak, menurut badan tersebut dalam peta langsung di situs webnya.
Peringatan dikeluarkan yang menyebut bahwa gelombang bisa mencapai ketinggian 3 meter.
Laporan detil terkait jumlah korban dan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa dan tsunami sejauh ini belum diketahui secara pasti.
Laporan LIVE LBC News yang dilansir keidenesia.tv, beberapa orang terluka di Rusia setelah tsunami melanda negara itu. Hal itu disampaikan para pejabat kepada media pemerintah.
Gelombang setinggi empat meter dilaporkan tercatat di Semenanjung Kamchatka di ujung timur Rusia, memicu evakuasi dan kerusakan bangunan.
"Sayangnya, ada beberapa orang yang terluka selama peristiwa seismik tersebut. Beberapa orang terluka saat berlari keluar, dan seorang pasien melompat keluar jendela. Seorang wanita juga terluka di dalam terminal bandara baru,” kata Oleg Melnikov, Menteri Kesehatan Regional Rusia.