Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Ruang Makan Negara Gedung Putih setelah konferensi pers di Washington, DC pada 29 September 2025. (Foto: Stringer - Anadolu Agency)

Genderang Perang Kembali Berdentum, Israel Sudah Buka Bunker, Trump Singgung Perang Butuh 2-3 Minggu

5 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Israel telah membuka tempat perlindungan umum dan meningkatkan kesiapan militer sebagai antisipasi kemungkinan serangan dari Iran, dengan kota-kota seperti Rishon LeZion dan Ashdod membuka bunker sebagai langkah pencegahan.
  • Wali Kota Haifa, Yona Yahav, mengungkapkan bahwa 35% penduduk kota kekurangan perlindungan yang memadai dan memperingatkan bahwa mengamankan rumah mereka akan memakan waktu satu setengah tahun.
  • Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa jika AS memutuskan untuk berperang melawan Iran, maka perang tersebut dapat dimenangkan dalam waktu 2-3 minggu dari sudut pandang militer.
  • Kota-kota di Israel mulai membuka tempat perlindungan umum, yang dikenal sebagai Miklat atau Mamak, sebagai persiapan untuk kemungkinan dimulainya kembali pertempuran skala penuh.
  • Israel berada dalam keadaan siaga tinggi dengan pergerakan lapangan yang cepat, menunjukkan adanya ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut.
  • Trump menekankan bahwa AS harus membuat kesepakatan yang tepat dengan Iran atau siap untuk menang dengan mudah dari sudut pandang militer jika perang terjadi.
  • Ketegangan keamanan di Selat Hormuz memicu kekacauan dan memaksa Israel untuk meningkatkan kesiapan militer dan membuka tempat perlindungan sebagai langkah pencegahan.
atau

UPdates—Genderang perang kembali berdentuman setelah kekacauan di Selat Hormuz. Israel pun sudah membuka tempat perlindungan dan tentara mereka bersiap menghadapi skenario Iran.

You may also like : trump anadoluRusia Bantah Percakapan Telepon Putin dan Trump

Israel saat ini dalam keadaan siaga tinggi dan terjadi pergerakan lapangan yang cepat pada hari Selasa, 5 Mei 2026.

You might be interested : anakgaza luka aljazeeraPerang Gaza belum Berakhir, Serangan Israel Tewaskan 104 Warga Palestina

Surat kabar berbahasa Ibrani Yediot Aharonot melaporkan bahwa kota-kota di Israel telah mulai membuka tempat perlindungan umum sebagai persiapan untuk kemungkinan dimulainya kembali pertempuran skala penuh.

Tempat perlindungan warga di Israel umumnya disebut bunker atau ruang perlindungan bom (bomb shelters), yang dalam bahasa Ibrani dikenal sebagai Miklat atau Mamak (Merhav Mugan)

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Voice of Emirates, Selasa, 5 Mei 2026, Wali Kota Rishon LeZion, Raz Kinstlich, mengumumkan bahwa kotamadya telah menempatkan semua sumber dayanya dalam keadaan siaga tinggi.

Ia menegaskan bahwa ia secara pribadi telah memeriksa semua tempat perlindungan sejak pagi hari.

Demikian pula, kotamadya Ashdod mengumumkan pembukaan tempat perlindungan sebagai antisipasi meningkatnya ketegangan keamanan.

Mereka menggambarkan langkah tersebut sebagai penguatan kesiapan internal, meskipun instruksi Komando Garda Depan tetap tidak berubah.

Sementara itu, ada kekhawatiran yang muncul dari utara, di mana Wali Kota Haifa Yona Yahav menyatakan bahwa 35% penduduk kota kekurangan perlindungan yang memadai.

Ia memperingatkan bahwa mengamankan rumah mereka akan memakan waktu satu setengah tahun. Hal ini menunjukkan adanya celah keamanan yang kritis mengingat ancaman yang ada saat ini.

Saat ketegangan semakin meningkat, Presiden AS, Donald Trump mengindikasikan bahwa jika ia memutuskan untuk kembali berperang melawan Iran, akan membutuhkan waktu 2-3 minggu untuk mencapai tujuannya dalam perang tersebut.

“Kita telah mengurangi banyak hal yang harus kita lakukan, mungkin dua minggu lagi, dua minggu, mungkin tiga minggu,” katanya kepada pembawa acara radio konservatif Hugh Hewitt sebagaimana  dilaporkan The Times of Israel.

“Kita harus membuat kesepakatan yang tepat, atau kita akan menang dengan sangat mudah dari sudut pandang militer,” ujar Trump.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >