Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi (Foto: Anadolu)

Iran Peringatkan soal “Operasi Bendera Palsu” Israel Pasca Serangan Drone di Mesir

31 July 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan negara-negara tetangga tentang 'operasi bendera palsu' Israel setelah serangan drone di Mesir.
  • Ia menekankan bahwa keamanan Mesir sangat penting bagi Teheran dan menggambarkan Mesir sebagai teman dan mitra penting di kawasan.
  • Serangan drone tersebut membakar dua kapal pengangkut gas di Pelabuhan Damietta, Mesir, dan pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan untuk menentukan asal muasal serangan.
  • Perdana Menteri Mesir, Mostafa Madbouly, menyatakan bahwa Kairo akan mendasarkan kesimpulannya pada fakta, bukan spekulasi, dan belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
  • Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kebakaran disebabkan oleh pesawat tak berawak, dan pihak berwenang terus menyelidiki untuk menentukan keadaan di sekitar serangan.
  • Araghchi juga menyatakan bahwa Israel tidak pernah mau membiarkan umat Islam bersatu dan bahwa ancaman dari Israel jelas, timbal balik, dan takut akan solidaritas Muslim.
  • Iran menyerukan kewaspadaan terhadap rencana dan operasi bendera palsu Israel yang dirancang untuk merusak perdamaian regional.
atau

UPdates—Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi memperingatkan negara-negara tetangganya terhadap apa yang ia sebut sebagai "operasi bendera palsu" Israel menyusul serangan drone terhadap kapal gas di Pelabuhan Damietta, Mesir. Ia mengatakan keamanan Mesir adalah hal yang terpenting bagi Teheran.

You may also like : demo iran1Iran International Sebut 12.000 Orang Tewas di Iran, Data HRANA 646 Orang dan 579 Ditinjau

Dalam sebuah unggahan di X, Araghchi menggambarkan Mesir sebagai teman dan mitra penting di kawasan. "Keamanannya sangat penting bagi kami," tulisnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Jumat, 31 Juli 2026.

You might be interested : mardani ali sera eparlemenRumah Sakit Indonesia Diserang, Mardani Ali: Keji dan Biadab

"Kita semua harus waspada terhadap rencana dan operasi bendera palsu Israel yang dirancang untuk merusak perdamaian regional," katanya.

Menurutnya, Israel tidak pernah mau membiarkan umat Islam bersatu. "Ancaman itu jelas, timbal balik, dan takut akan solidaritas Muslim," tambahnya.

Komentar tersebut muncul sehari setelah serangan pesawat tak berawak membakar dua kapal pengangkut gas di Pelabuhan Damietta, Mesir, di pesisir Mediterania.

Perdana Menteri Mesir, Mostafa Madbouly mengatakan pada Kamis pagi waktu setempat bahwa pihak berwenang telah menemukan puing-puing pesawat tak berawak tersebut dan sedang melakukan analisis keamanan untuk menentukan asal muasalnya.

Mostafa Madbouly menekankan bahwa Kairo akan mendasarkan kesimpulannya pada fakta, bukan spekulasi.

Pihak berwenang Mesir mengatakan penyelidikan awal menunjukkan kebakaran tersebut disebabkan oleh pesawat tak berawak, sambil mencatat bahwa belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab dan penyelidikan terus dilakukan untuk menentukan keadaan di sekitar serangan tersebut.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >