
UPdates—Teheran siap berbagi kemampuan senjata pertahanannya dengan negara-negara merdeka, terutama anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).
You may also like :
Setelah Spanyol, Italia juga Tolak Pesawat AS Pakai Pangkalan Udaranya untuk Perang Iran
Hal itu disampaikan wakil menteri pertahanan Iran, Reza Talaei-Nik, pada hari Selasa, menurut media pemerintah negara itu.
You might be interested :
1.000-an Kapal tak Berani Masuki Selat Hormuz, IRGC Tawarkan Akses Bebas tapi Syaratkan Usir Dubes AS dan Israel
Iran berperang dengan Amerika Serikat dan Israel dari akhir Februari hingga awal April, di mana mereka meluncurkan gelombang drone dan rudal yang ditujukan ke pangkalan AS di seluruh wilayah serta situs-situs Israel.
Selain itu, mereka juga secara berkala menembak jatuh target udara AS di wilayah udaranya, terutama drone.
"Kami siap berbagi pengalaman kekalahan Amerika dengan anggota organisasi lainnya," kata Talaei-Nik dalam pertemuan para menteri pertahanan SCO yang diadakan di ibu kota Kirgistan, Bishkek, sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari The Telegraph Online yang mengutip Reuters, Selasa, 28 April 2026.
Pejabat Iran tersebut baru-baru ini mengadakan pembicaraan dengan personel pertahanan Rusia dan Belarusia, dengan Moskow dan Minsk menekankan keinginan mereka untuk melanjutkan kerja sama dengan Teheran.
Perang Iran melawan AS-Israel ditangguhkan menyusul gencatan senjata yang diumumkan awal bulan ini. Namun, upaya untuk menyelesaikan konflik selama dua bulan tersebut telah terhenti.