Ilustrasi rudal Iran. (foto:Dok.Majid Saeedi/ Getty Images)

IRGC Sebut Serangan ke Israel di Minggu Malam sebagai Tembakan Peringatan

8 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan rudal ke posisi strategis militer Israel pada Minggu malam, yang mereka sebut sebagai tembakan peringatan.
  • IRGC menegaskan bahwa setiap respons Israel akan memicu pembalasan yang lebih dahsyat dan komprehensif, namun Iran tidak berniat untuk melanjutkan serangan rudal.
  • Serangan tersebut merupakan pembalasan atas serangan Israel di Lebanon selatan dan pinggiran selatan Beirut, yang dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.
  • Iran menuduh Israel dan Amerika Serikat melanggar gencatan senjata yang telah diterima pada 8 April, dengan melakukan serangan berkelanjutan di Lebanon dan serangan terhadap kepentingan Iran.
  • Dinamika yang ingin diciptakan Iran adalah bahwa hubungan antara Iran dan Israel tidak lagi bersifat timbal balik, dan Israel harus menghentikan serangannya terhadap Lebanon.
  • Jika Israel tidak menanggapi Iran, tetapi terus menyerang Lebanon, maka tujuan serangan Iran akan sia-sia, dan Iran tidak akan puas dengan itu.
  • Jika Israel menghentikan serangannya di Lebanon, maka ini akan dianggap sebagai kemenangan besar di Iran, dan Iran akan menganggapnya sebagai langkah yang dapat dibangun untuk negosiasi di Pakistan.
atau

UPdates - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut bahwa serangan rudal yang mereka lancarkan ke sejumlah posisi strategis militer Israel pada Minggu malam waktu setempat hanyalah merupakan tembakan peringatan.

You may also like : rudal iran22Iran Serang Israel, IRGC: Pembalasan Atas Serangan di Lebanon

IRGC menegaskan bahwa setiap respons Israel akan memicu pembalasan yang lebih dahsyat dan komprehensif.

You might be interested : tel aviv 5Sehari 11 Tewas dan Ratusan Terluka, Warga Israel Dicekam Ketakutan: Semua Rumah Hancur

Disadur keidenesia.TV dari Aljazeera, Senin, 8 juni 2026, penegasan IRGC merupakan indikasi bahwa Iran tidak berniat untuk melanjutkan serangan rudal terhadap Israel.

Iran diprediksi kini bersiap menghadapi kemungkinan respons Israel.

Dinamika yang ingin diciptakan Iran adalah bahwa hubungan antara Iran dan Israel tidak lagi bersifat timbal balik. Namun, Israel harus menghentikan serangannya terhadap Lebanon.

Masalahnya sekarang adalah apakah Israel akan membalas. Mereka berada di bawah tekanan dari pihak Amerika untuk tidak melakukannya.

Jika Israel tidak menanggapi Iran, tetapi terus menyerang Lebanon, maka tujuan serangan Iran malam ini akan sia-sia. Iran tidak akan puas dengan itu, dan sekutunya di Lebanon juga tidak akan menganggap ini sebagai sesuatu yang berarti.

Jika Israel menghentikan serangannya di Lebanon, maka ini akan dianggap sebagai kemenangan besar di Iran, dan Iran akan menganggapnya sebagai langkah yang dapat dibangun untuk negosiasi di Pakistan.

Sebelumnya, pada Minggu, 7 Juni 2026 malam waktu setempat, Korps Garda Revolusi Islam Iran melancarkan serangan rudal balistik ke sejumlah posisi strategis militer Israel, termasuk ke Pangkalan Udara Ramat David di Israel dengan rudal.

Mereka menyebut serangan itu sebagai pembalasan atas serangan Israel di Lebanon selatan dan pinggiran selatan Beirut.

IRGC menuduh Israel dan Amerika Serikat melanggar gencatan senjata yang menurut Iran telah diterima pada 8 April, dengan menuduh adanya serangan berkelanjutan di Lebanon dan serangan terhadap kepentingan Iran di Selat Hormuz, Laut Oman, dan Samudra Hindia.

"Operasi malam ini adalah peringatan," kata pernyataan itu sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Shafaq News, Senin, 8 Juni 2026.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >