
UPdates - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Jemaah Haji Indonesia (JHI) dilaporkan terjadi pada Selasa, 28 April 2026 di Madinah, Arab Saudi.
You may also like :
Heboh Video Erdogan Walk Out saat Prabowo Pidato di KTT D-8, Jubir Kemlu Sebut Hal Biasa
“Kecelakaan tersebut melibatkan bus JHI Kloter SUB-2 dan Kloter JKS-1 saat perjalanan kembali dari kegiatan city tour di kawasan Jabal Magnet. Berdasarkan informasi yang diterima, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut,” kata Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah, Rabu, 29 April 2026 di Jakarta, sebagaimana dilansir Keidenesia.TV dari RRI.
You might be interested :
Pengikut di X hanya 37, Pria Ini Dipenjara 10 Tahun karena 1 Tweet
Heni Hamidah, memastikan bahwa seluruh jemaah dalam kondisi tertangani dengan baik.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh jemaah yang mengalami luka telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan,” ujarnya.
Heni mengungkapkan, sebanyak 10 jemaah dilaporkan mengalami luka-luka. Tujuh orang dari Kloter JKS-1 mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan dari tim kesehatan setempat.
Para jemaah dari Kloter JKS-1 yang mengalami luka ringan saat ini telah kembali ke hotel setelah mendapat penanganan medis. Sementara itu, tiga korban lainnya berasal dari Kloter SUB-2.
“Dua di antaranya telah diperbolehkan kembali, sedangkan satu jemaah berusia 60 tahun masih menjalani observasi medis di RS Al-Hayyat Quba. Kami terus memantau kondisi satu jemaah yang masih dalam observasi dan memastikan yang bersangkutan mendapatkan perawatan terbaik,” ucap Heni.
Heni menegaskan KJRI Jeddah terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, penyelenggara perjalanan, serta pihak terkait lainnya. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh jemaah memperoleh pendampingan yang diperlukan.
“Kemlu melalui KJRI Jeddah akan terus hadir untuk memberikan perlindungan dan memastikan keselamatan WNI. Termasuk, jemaah haji Indonesia di Arab Saudi,” katanya.