
UPdates—Inter Milan harus membayar denda sebesar €50.000 atau sekitar Rp992 juta setelah salah satu pendukung mereka melemparkan kembang api ke lapangan yang mengenai kiper Cremonese, Emil Audero.
You may also like :
Terjebak Perang di Iran, Striker Inter Milan Mehdi Taremi Terancam Absen di Piala Dunia Antarklub
Insiden yang menimpa penjaga gawang timnas Indonesia itu terjadi selama pertandingan Serie A Senin lalu.
You might be interested :
Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, dan Prancis
Kemenangan 2-0 Inter Milan di kandang Cremonese terganggu tak lama setelah babak kedua dimulai ketika sebuah kembang api dilemparkan ke lapangan dari area tribun pendukung Nerazzurri.
Kembang api tersebut meledak tepat di sebelah kiper Cremonese, Audero, yang kemudian terlihat mengalami luka kecil dan bekas luka bakar di atas lututnya.
Kiper tersebut akhirnya diizinkan untuk melanjutkan pertandingan dan memutuskan untuk tetap berada di lapangan.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Football Italia, Rabu, 4 Februari 2026, pelaku yang melempar kembang api ke lapangan diidentifikasi dan ditangkap dalam waktu 48 jam setelah kejadian tersebut.
Para pejabat dan pemain Inter meminta maaf dan mengutuk keras insiden tersebut, tetapi hal ini tidak cukup untuk mencegah larangan bagi pendukung tandang untuk tiga pertandingan Serie A berikutnya.
Lega Serie A juga telah mengkonfirmasi pada hari Rabu bahwa klub tersebut harus membayar denda sebesar €50.000 sebagai akibat dari pelemparan benda ke lapangan.
Sebuah pernyataan dari liga memuji Nerazzurri atas kerja sama mereka dalam mengidentifikasi individu tersebut dan atas kecaman langsung mereka terhadap insiden tersebut. Inter juga telah diberi peringatan resmi.