Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda. (Foto: Dok/vel/DPR RI)

Komisi II Apresiasi Pemerintah belum Naikkan Harga BBM

30 March 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, mengapresiasi pemerintah yang belum menaikkan harga BBM meskipun harga minyak mentah dunia melonjak di atas asumsi APBN.
  • Harga minyak mentah dunia saat ini berkisar antara 105-108 dolar AS per barel, jauh di atas asumsi APBN yang ditetapkan sebesar 70 dolar AS per barel.
  • Kondisi ini memberikan tekanan signifikan terhadap postur APBN, terutama pada sektor subsidi energi yang alokasinya mencapai sekitar Rp359 triliun.
  • Komisi II menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan penguatan peran pemerintah daerah di tengah tekanan terhadap APBN akibat kenaikan harga minyak dunia.
  • Rifqinizamy juga meminta Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat pembinaan terhadap pemerintah daerah agar dapat menyisir dan memprioritaskan penggunaan APBD secara tepat sasaran.
  • Selain efisiensi, Komisi II mendorong pemerintah untuk menyiapkan skenario alternatif pembiayaan sebagai langkah antisipatif terhadap ketidakpastian global.
  • Komisi II siap membahas dukungan regulasi jika diperlukan untuk menghadapi situasi global yang tidak pasti.
atau

UPdates—Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan bahwa harga minyak mentah dunia saat ini berada pada kisaran 105 hingga 108 dolar AS per barel. Itu jauh di atas asumsi APBN yang ditetapkan sebesar 70 dolar AS per barel.

You may also like : menkeu purbaya igSentilan Semangat Rambo Komisaris PLN ke Menkeu Purbaya

Politikus Partai NasDem itu mengatakan, kondisi ini memberikan tekanan signifikan terhadap postur APBN, terutama pada sektor subsidi energi.

You might be interested : rifqinizamy karsayuda dpr2026 Wapres Ngantor di IKN, Pemindahan ASN tak Bisa Dibatalkan

Makanya, ia mengapresiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang sejauh ini tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Rifqinizamy menyampaikan hal itu saat memimpin Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepala Badan Kepegawaian Negara, serta Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

“Kita mengapresiasi Presiden dan seluruh jajaran pemerintah yang tetap mengedepankan kepentingan rakyat dengan tidak menaikkan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi,” ujar Rifqi sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi DPR RI, Senin, 30 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dalam APBN 2026, alokasi subsidi energi mencapai sekitar Rp359 triliun dengan asumsi harga minyak 70 dolar AS per barel.

Dengan lonjakan harga yang terjadi saat ini, lanjutnya, kondisi tersebut berpotensi mengoreksi APBN sehingga diperlukan langkah efisiensi di berbagai sektor anggaran.

Dalam rapat ini, Rifqi menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan penguatan peran pemerintah daerah di tengah tekanan terhadap APBN akibat kenaikan harga minyak dunia.

Komisi II, kata Rifqi juga meminta Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat pembinaan terhadap pemerintah daerah, baik gubernur, bupati, wali kota, maupun DPRD, agar mampu menyisir dan memprioritaskan penggunaan APBD secara tepat sasaran.

“Di tengah situasi seperti ini, daerah harus benar-benar memilah mana yang prioritas untuk rakyat dan mana yang hanya bersifat sekunder atau tersier. Pengadaan yang tidak mendesak, seperti pembangunan gedung untuk kepentingan pejabat atau kendaraan dinas, sangat sensitif,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pentingnya peran Kemendagri sebagai “mata dan telinga” pemerintah pusat dalam memastikan disiplin anggaran di daerah.

Selain efisiensi, Rifqi mendorong pemerintah untuk menyiapkan skenario alternatif pembiayaan (alternative financing) sebagai langkah antisipatif terhadap ketidakpastian global, termasuk dampak konflik geopolitik di Timur Tengah terhadap harga energi.

“Kita berharap situasi global segera mereda, tetapi skenario terburuk tetap harus disiapkan. Jika diperlukan dukungan regulasi, Komisi II siap membahasnya,” ujarnya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >