Ambulans berjejer untuk mengantar siswa ke rumah sakit (Foto: X)

Lagi, Lagi, dan Lagi, Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG di Pati

9 September 2026
Font +
Font -

UPdates—Lagi, lagi, dan lagi. Ratusan siswa kembali mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pati, Jawa Tengah.

You may also like : sebanyak 136 siswa dan satu guru di sman 1 260908161933 754137 Siswa-Guru di SMAN 1 Tunjungan Blora Keracunan MBG, SPPG-nya Ternyata Sudah Tiga Kali "Bermasalah"

Peristiwa ini menimpa siswa di MTs Negeri 3 Pati dan SMP Negeri 1 Gembong, Kecamatan Gembong. Ratusan siswa ini pun harus dievakuasi ke puskesmas dan rumah sakit.

You might be interested : pjj bgn mbg henti sementaraMBG Dihentikan Sementara di Jakarta, Jabar, Banten, dan Lampung

Di SMPN 1 Gembong terdapat 103 siswa dan 13 guru yang diduga keracunan setelah mereka mengalami mual dan diare.

"Yang terkena dari kelas 7,8, dan 9 ada 103 anak. Gurunya 13 orang," ungkap Kepala SMPN 1 Gembong, Istiana dalam keterangannya kepada awak media sebagaimana dilansir Keidenesia.tv pada Rabu, 9 September 2026.

Istiana mengatakan para siswanya dilarikan ke puskesmas. Karena kapasitasnya penuh, sehingga siswa lainnya dibawa ke rumah sakit.

"Setelah Puskesmas overload, tadi dievakuasi ke RS KSH dan Mitra Bangsa," jelas Istiana yang menyebut makanan MBG untuk sekolahnya telat datang, Selasa kemarin.

Kemudian di MTs Negeri 3 Pati, ada 127 siswa dan 30 guru yang mengalami mual dan diare setelah menyantap MBG.

Seperti halnya di SMPN 1 Gembong, Kepala MTSN 3 Pati, Zaenal Arifin menyebut makanan MBG juga telat tiba di sekolah.

"Kronologinya itu kemarin (Selasa) MBG dari SPPG datang terlambat sekira jam 12 an," kata Zaenal Arifin kepada wartawan.

Diungkap Zaenal, siswa di sekolahnya biasa menyantap MBG sekitar pukul 11.20 WIB. "Sampai jam 12 (MBG) belum datang, sampai 12 lebih baru datang. Anak-anak selesai salat jemaah (makanan) belum datang, sehingga dikhawatirkan karena (makanan) terlambat sehingga terjadi seperti ini," ujar Zaenal.

Dari total 565 siswa, 127 anak yang terdampak di sekolah ini merupakan siswa kelas 8 dan kelas 9. “Karena kelas 7 ada lomba di sini, kelas dipakai lomba, kelas 7 (belajar) daring sehingga tidak ada yang terkena," jelasnya.

Para siswa di dua sekolah itu merasakan mual dan diare sejak Selasa, 8 September malam hingga Rabu pagi tadi. Sekolah pun memutuskan memulangkan siswa. Setelah peristiwa itu, makanan MBG tidak lagi didistribusi ke sekolah tersebut hari ini.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >