Mantao Parepare (foto:Instagram/@mantao_pare)

Mantao, Roti Kukus Khas Tiongkok yang Jadi Ikon Kuliner Kota Cinta Habibie & Ainun

31 July 2025
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Roti mantao adalah makanan khas Tiongkok yang telah menjadi ikon kuliner Kota Parepare, Sulawesi Selatan, setelah mengalami proses akulturasi dengan budaya lokal.
  • Nama 'mantao' berasal dari bahasa Tionghoa yang berarti 'roti kukus', dan kudapan ini sering dibawa oleh pedagang Tionghoa saat melintasi samudera.
  • Kota Parepare, sebagai kota pelabuhan, menjadi pintu gerbang dan pusat perdagangan maritim di Indonesia Timur, menarik pedagang dari Tiongkok, Arab, dan Jawa sejak abad ke-19.
  • Masyarakat Parepare memodifikasi cara penyajian roti mantao dengan memanggang, mengukus, atau menggoreng sebelum dimakan, sehingga mengeluarkan aroma khas dan mengembang.
  • Roti mantao Parepare memiliki tekstur lembut dan dapat dipadukan dengan berbagai topping tambahan, serta dapat bertahan selama satu hingga dua pekan.
  • Saat ini, roti mantao telah menjadi oleh-oleh khas dari Kota Cinta Habibie & Ainun, Parepare.
  • Perubahan warna roti mantao dari putih pucat menjadi kecoklatan terjadi ketika roti digoreng, menambah daya tarik dan keunikan rasa.
atau

UPdates - Sulawesi Selatan punya beragam kuliner khas, salah satunya yakni roti mantao yang merupakan ikon kuliner Kota Parepare.

Dirangkum keidenesia.tv dari Instagram @imigrasi_parepare, Kamis, 31 Juli 2025, Roti mantao sebenarnya merupakan makanan khas Tiongkok.

Keberagamaan masyarakat Parepare yang berasal dari berbagai latar belakang suku dan budaya menyebabkan banyak hal. Salah satunya adalah roti mantao yang telah mengalami proses akulturasi, sehingga menjadi makanan khas tradisional.

You might be interested : img 7616Becce Laung, Camilan Khas Sidrap yang Jadi Primadona di Era 1960 Hingga 1990-an

Nama mantao sendiri berasal dari bahasa Tionghoa yang secara harfiah berarti roti kukus. Kudapan sederhana ini sering dibawa oleh para pedagang Tionghoa untuk melintasi luasnya samudera.

Sebagai kota pelabuhan, Parepare termasuk pintu gerbang dan pusat perdagangan maritim di kawasan Indonesia Timur. Hal itu berhasil menarik para pedagang dari Tiongkok, Arab, dan Jawa sejak abad ke-19 silam.

Sejak saat itu, banyak komunitas Tionghoa yang akhirnya menetap di Parepare. Mereka pun secara tidak langsung memperkenalkan roti mantao kepada rakyat pribumi.

Masyarakat Parepare kemudian memodifikasi cara penyajian roti mantao yang awalnya langsung dimakan, kini mantao dapat dinikmati dengan dipanggang, dikukus, atau digoreng terlebih dulu.

Roti mantao akan mengembang dan mengeluarkan aroma khas yang menggugah selera ketika memasaknya. Warnanya pun berubah ketika digoreng, dari yang awalnya putih pucat menjadi kecoklatan.

Mantao Parepare mempunyai tekstur lembut sehingga cocok dipadukan dengan berbagai macam topping tambahan. Roti yang mempunyai rasa empuk, garing, gurih, dan sederhana ini dapat bertahan selama satu hingga dua pekan.

Saat ini, roti mantao Parepare telah menjadi oleh-oleh khas dari Kota Cinta Habibie & Ainun.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >